Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Barito Utara, 02 September 2026 08:00, Dibaca 574 kali.
MMCKalteng - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara kembali membuktikan komitmen nyata dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Bupati Barito Utara, H. Shalahhudin, bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan memimpin langsung kegiatan peninjauan infrastruktur di empat titik strategis serta menggelar dialog khusus penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Rabu (2/9/2026).
Rangkaian kegiatan hari ini diawali dengan pelaksanaan apel pagi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Barito Utara yang dipusatkan di PDAM Muara Teweh, sebelum rombongan bergerak meninjau langsung sejumlah fasilitas pelayanan publik dan infrastruktur dasar.
(Baca Juga : Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dishub Kobar Inspeksi Protokol Kesehatan pada Perusahaan Otobus)
Usai memimpin apel pagi, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta undangan terkait langsung meninjau fasilitas penampungan air bersih milik PDAM. Peninjauan ini difokuskan untuk mengecek kapasitas, kualitas, serta jaringan distribusi agar kebutuhan air bersih masyarakat Kota Muara Teweh dan sekitarnya tetap terpenuhi dengan baik, terutama di tengah potensi musim kemarau.
Titik peninjauan kedua dilanjutkan ke Gedung Baru RSUD Muara Teweh. Bupati mengecek kesiapan ruang pelayanan, fasilitas medis, serta sarana pendukung lainnya. Langkah ini diambil guna memastikan gedung baru tersebut dapat segera difungsikan, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Barito Utara semakin optimal, prima, dan merata.
Rombongan kemudian bergerak menuju Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, untuk meninjau calon lokasi pembangunan jembatan. Jembatan baru ini diproyeksikan menjadi infrastruktur penghubung vital yang dapat mempercepat akses transportasi, menekan biaya angkut hasil pertanian, serta memastikan mobilitas warga tetap lancar tanpa hambatan saat musim hujan tiba.
Masih di Desa Butong, Bupati turut meninjau progres rencana pemasangan jaringan listrik. Kepada pihak PT PLN (Persero), Bupati menegaskan agar proses pengerjaan dapat dipercepat demi memenuhi hak dasar masyarakat perdesaan.
“Listrik ini bukan barang mewah, ini kebutuhan dasar. Anak-anak butuh belajar malam, pelaku UMKM butuh daya nyala, desa harus hidup. Tolong dipercepat,” tegas Bupati di lokasi.
Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan Teweh Selatan, Bupati Barito Utara menggelar dialog langsung bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Teweh Selatan dengan fokus utama penanganan karhutla. Mengingat kondisi kabut asap yang mulai pekat di sejumlah titik, Bupati menginstruksikan seluruh Kepala Desa untuk meningkatkan patroli, memperketat kesiapsiagaan masyarakat, serta mengaktifkan posko siaga desa.
Sebagai langkah antisipasi konkret, Pemkab Barito Utara juga memprogramkan pembuatan sumur bor di wilayah rawan. Sumur bor tersebut nantinya difungsikan ganda, sebagai sumber air bersih saat kemarau sekaligus sarana pemadaman cepat saat terjadi kebakaran lahan.
“Kita tidak boleh lengah. Karhutla harus dicegah dari hulu. Sumur bor ini nanti kita kebut, supaya saat dibutuhkan airnya ada dan bisa langsung dipakai memadamkan api,” pesan Bupati.
Melalui rangkaian peninjauan dari kota hingga pelosok desa ini, Pemkab Barito Utara menegaskan arah pembangunan yang berkeadilan demi mewujudkan visi besar Barito Utara Maju, Masyarakat Sejahtera. (Ummi/Fahmi - Dok: Haspi/Mizwar_Diskominfosandi2026)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.