Gubernur Kalteng dan Masyarakat Kobar Gelar Salat Istisqa

Kontribusi dari Dewi Rosmeity , 28 Agustus 2026 11:47, Dibaca 147 kali.


MMCKalteng – Kotawaringin Barat – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama, Jumat (28/8/2026).

Salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar batiniah di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas perekonomian masyarakat.

(Baca Juga : Polda Kalteng Gelar Tabligh Akbar Maulid Nabi, Gubernur Serukan Persatuan dan Kerukunan)

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan berbagai upaya secara maksimal dalam menghadapi dampak musim kemarau.

“Saat ini, beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat, sedang menghadapi tantangan musim kemarau yang cukup panjang akibat fenomena El Niño,” tutur Gubernur.

Menurutnya, berbagai langkah penanganan telah dilakukan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota bersama Forkopimda, TNI/Polri, relawan, serta seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut antara lain penyiagaan personel, pemadaman titik api melalui jalur darat dan udara, hingga pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.

Di sisi lain, Gubernur menegaskan bahwa Salat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah, mengoreksi diri, bertaubat, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

“Melalui doa bersama yang tulus dan khusyuk ini, marilah kita mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan untuk membasahi Bumi Marunting Batu Aji dan Bumi Tambun Bungai yang kita cintai bersama,” ungkapnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan selama menghadapi musim kemarau. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu karhutla dan menimbulkan dampak luas.

“Jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan serta menimbulkan dampak yang luas bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air karena ketersediaan air bersih perlu dijaga selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk serta menggunakan masker untuk melindungi kesehatan, terutama dari paparan asap karhutla.

“Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak langsung oleh kekeringan,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyampaikan bahwa kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini merupakan keprihatinan bersama.

“Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat, sedang menghadapi kondisi kemarau yang cukup panjang. Beberapa wilayah telah mengalami kekeringan,” tutur Bupati.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin diperberat dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat. Dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan berbagai sektor kehidupan lainnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan Salat Istisqa dan doa bersama tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa sekaligus meningkatkan kepedulian dalam menghadapi dampak kemarau panjang dan karhutla di Kalimantan Tengah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widianto, Komandan Lanal Kumai Mayor Laut (P) Wahyu Setyadi, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat Mulyadin, Komandan Kodim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, unsur Forkopimda Kabupaten Kotawaringin Barat, Ketua MUI Kabupaten Kotawaringin Barat, serta kepala perangkat daerah terkait. (Dw/Foto:Ervan/Rzl)

Dewi Rosmeity

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter