Keluarga Besar SMKN 1 Pangkalan Bun Bergerak, Bantu Hanafi Korban Kebakaran

Kontribusi dari Dinas Pendidikan Prov. Kalteng, 23 Agustus 2026 10:06, Dibaca 62 kali.


MMCKalteng - ‎PANGKALAN BUN – Musibah kebakaran yang menimpa Hanafi, siswa kelas XII DKV 2 SMKN 1 Pangkalan Bun, mendapat perhatian dan kepedulian dari seluruh keluarga besar sekolah. Kebakaran terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekitar pukul 20.28 WIB, di Jalan Lubut, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun. Jumat (22/8/2026)

‎Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Hanafi dan keluarganya, keluarga besar SMKN 1 Pangkalan Bun kemudian melakukan penggalangan dana. Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat, 22 Agustus 2026, sebagai dukungan moral sekaligus membantu memenuhi kebutuhan Hanafi setelah musibah yang dialaminya.

(Baca Juga : Majelis Talim Assamkiyah Dislutkan Kalteng Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Kota Palangka Raya)

‎Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sembako, tetapi juga perlengkapan sekolah, seragam sekolah, serta sejumlah uang tunai. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan Hanafi tetap dapat melanjutkan aktivitas pendidikan di tengah kondisi yang sedang dihadapi.

‎Kepala SMKN 1 Pangkalan Bun, M Radjab Akbar, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa salah satu peserta didiknya. Menurutnya, kehadiran keluarga besar sekolah merupakan bentuk nyata kepedulian dan semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan.

‎“Atas nama keluarga besar SMKN 1 Pangkalan Bun, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa ananda Hanafi, siswa kelas XII DKV 2. Kami berharap Hanafi dan keluarga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan, serta kemudahan untuk melewati masa sulit ini,” ujar M Radjab Akbar.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMKN 1 Pangkalan Bun yang telah ikut bergerak memberikan bantuan dan dukungan kepada Hanafi beserta keluarga. “Mari terus kita kuatkan kepedulian dan semangat kebersamaan. Bersama, kita membantu Hanafi untuk bangkit dan melanjutkan perjuangannya meraih masa depan,” pungkasnya.

‎Kepedulian tersebut menjadi gambaran bahwa sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan semangat kebersamaan. Di tengah musibah yang dialami Hanafi, dukungan dari keluarga besar sekolah diharapkan menjadi kekuatan untuk kembali bangkit dan melanjutkan pendidikan. (Rzn/Foto: Media Disdik) /Edt: EK

Dinas Pendidikan Prov. Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter