Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Muhasabah melalui Salat Istisqo dan Doa Bersama Hadapi Kemarau

Kontribusi dari Dewi Rosmeity , 23 Agustus 2026 09:41, Dibaca 113 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran serta seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang beragama muslim bersama TNI/Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, serta masyarakat melaksanakan Salat Istisqo dan doa bersama di Bundaran Talawang, Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, saat ini menghadapi tantangan musim kemarau yang cukup panjang.

(Baca Juga : Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 : Gubernur Kalteng Ajak Semua Lembaga Bersinergi)

“Kemarau ini telah memicu terjadinya kekeringan serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan yang mengancam kesehatan, lingkungan, serta roda perekonomian masyarakat kita,” tutur Gubernur.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur Forkopimda, TNI/Polri, relawan, dan berbagai elemen masyarakat telah melakukan berbagai upaya secara maksimal untuk menghadapi dampak musim kemarau.

“Pemerintah telah menyiagakan personel, memadamkan titik-titik api melalui darat dan udara, serta melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” jelasnya.

Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa berbagai ikhtiar lahiriah tersebut perlu disempurnakan dengan ikhtiar batiniah melalui doa dan memohon pertolongan Allah SWT.

“Sebagai makhluk yang lemah di hadapan Sang Pencipta, segala ikhtiar fisik tersebut harus kita sempurnakan dengan ikhtiar batiniah, yaitu berserah diri dan memohon pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.


Gubernur mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqo dan doa bersama menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah, mengoreksi diri, bertaubat, serta memohon ampunan atas segala kekhilafan dan dosa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur kembali mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, menggunakan persediaan air bersih secara bijak dan efisien, serta menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk dan menggunakan masker.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda, TNI/Polri, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat adat, relawan, serta seluruh elemen masyarakat yang terus bergotong royong menghadapi dampak musim kemarau.

“Semoga kebersamaan dan ketulusan doa yang kita panjatkan hari ini diijabah oleh Allah SWT, dan Kalimantan Tengah segera mendapatkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, kepala perangkat daerah, para ulama dan tokoh agama, serta masyarakat Kalimantan Tengah. (Dw/Foto:AS)

Dewi Rosmeity

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter