Festival Budaya Gawi Hatantiring 2026 Resmi Dibuka, Wabup Seruyan Dorong Pelestarian Budaya dan Prestasi Daerah

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 13 Agustus 2026 15:12, Dibaca 711 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Seruyan, Supian, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Islamic Center Kuala Pembuang tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan sekaligus menjadi wadah untuk menggali, mengembangkan, dan melestarikan berbagai seni serta budaya daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan menyampaikan bahwa Festival Budaya Gawi Hatantiring merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Seruyan. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mencari serta menyeleksi seniman dan budayawan berprestasi yang nantinya dipersiapkan untuk membawa nama Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027.

(Baca Juga : Tingkatkan Produktivitas Sektor Penangkapan Ikan, Diskan Kobar Latih Nelayan Merawat Mesin Kapal)

“Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan merupakan event tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Seruyan ke-24, sekaligus sebagai ajang untuk mencari seniman dan budayawan berprestasi yang akan dikirimkan mewakili Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027 yang akan datang,” ujar Supian.

Wakil Bupati menegaskan bahwa proses penilaian dalam setiap perlombaan harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan adil. Menurutnya, kualitas penjurian menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan peserta terbaik yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan kompetensi untuk mewakili Kabupaten Seruyan pada tingkat provinsi.

“Harapan kami selaku kepala daerah agar seluruh dewan juri dan wasit bisa bertindak objektif dan adil, dengan harapan pemenang lomba pada Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan ketika diberangkatkan mengikuti Festival Budaya Isen Mulang di tahun 2027 yang akan datang bisa menorehkan prestasi yang luar biasa untuk Kabupaten Seruyan,” katanya.

Selain kepada dewan juri dan wasit, Supian juga memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjadikan festival tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Ia meminta para peserta untuk mengikuti seluruh perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan semangat kebersamaan.


“Kepada seluruh peserta, kami mengharapkan bisa mengikuti semua perlombaan Festival Budaya Gawi Hatantiring dengan sportif, tidak melakukan kecurangan dan bisa memaksimalkan keterampilan yang dimiliki,” tegasnya.

Pada pelaksanaan Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan Tahun 2026, terdapat sejumlah cabang lomba yang mempertandingkan berbagai keterampilan dan kesenian tradisional. Cabang tersebut meliputi lomba mangaruhi putra dan putri, manjawet uwei, besei kambe putra dan putri, sepak sawut putra, tari pesisir, tari pedalaman, manyipet putra dan putri, balogo putra dan putri, bagasing putra dan putri, serta karungut putra dan putri.

Beragam cabang yang diperlombakan tersebut mencerminkan kekayaan tradisi dan budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Seruyan. Melalui kompetisi tersebut, para peserta tidak hanya dituntut untuk menunjukkan keterampilan, tetapi juga diharapkan mampu memahami nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap permainan, seni, dan tradisi yang ditampilkan.

Wakil Bupati juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah menyerah dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, namun semangat untuk memberikan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah menjadi bagian penting dari pelaksanaan festival.

“Ter­barkan semangat perjuangan dan pantang menyerah sebelum menang. Tunjukkan kemampuan yang terbaik, junjung sportivitas dan jadikan festival ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri,” pesan Supian.

Ia berharap Festival Budaya Gawi Hatantiring dapat terus menjadi agenda yang mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, khususnya generasi muda. Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mendorong agar berbagai seni, permainan tradisional, dan budaya daerah tidak hanya dipertahankan, tetapi terus diperkenalkan dan dikembangkan sehingga tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Lebih jauh, para peserta terbaik dari festival ini diharapkan dapat menjadi representasi Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027. Dengan persiapan dan pembinaan yang baik, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimistis putra-putri terbaik daerah mampu bersaing dan memberikan prestasi membanggakan di tingkat provinsi.

Pembukaan Festival Budaya Gawi Hatantiring Tahun 2026 ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan budaya yang diharapkan berlangsung meriah, tertib, dan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter