Tangani Dampak Karhutla, Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan, KHBS, dan Air Bersih untuk Warga Katingan

Kontribusi dari Widia Natalia, 01 Oktober 2026 15:07, Dibaca 107 kali.


MMCKallteng – Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyalurkan bantuan pangan, Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Katingan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Bupati Katingan dan Halaman Masjid Al-Muhajirin, Dusun Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kamis (1/10/2026).

(Baca Juga : Wagub Kalteng Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Guna Mendukung Program Ketahanan Pangan Food Estate di Kawasan Transmigrasi Lamunti – Dadahup)

Di Halaman Kantor Bupati Katingan, Pemprov Kalteng menyalurkan 3.300 paket bantuan pangan dan bantuan sosial KHBS kepada 969 penerima manfaat yang tersebar di Kelurahan Kasongan Baru, Kelurahan Kasongan Lama, Desa Tumbang Liting, Dusun Hampangin, dan Desa Tewang Kadamba. Bantuan juga diberikan kepada sekitar 2.500 penerima yang terdiri atas ASN Golongan I dan II, PPPK, tenaga outsourcing, pasukan kuning, sopir angkutan umum, buruh, petani, nelayan, serta juru parkir. Selain itu, sebanyak 500 paket disalurkan bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.

Bantuan serupa juga disalurkan di Halaman Masjid Al-Muhajirin, Dusun Kereng Pangi, dengan 2.026 paket bantuan pangan dan bantuan sosial KHBS bagi 969 penerima manfaat yang tersebar di Desa Hampalit, Talangkah, Banut Kalanaman, dan Talian Kereng.

Gubernur Agustiar menegaskan, penanganan dampak karhutla membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak cukup hanya menangani api, tetapi juga harus memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan perhatian dan bantuan.

“Tidak mungkin membangun daerah ini dengan sendirinya. Kita harus bersama, bergotong royong dan saling membantu. Bukan waktunya saling menyalahkan, tetapi bagaimana kita mencari solusi,” tegas Agustiar.


Menurutnya, pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi dan kebutuhan warga. Karena itu, jajaran Pemprov Kalteng terus turun ke lapangan, termasuk ke wilayah yang terdampak karhutla.

“Saya ini bukan petugas partai. Saya adalah petugas bapak dan ibu sekalian. Masyarakat yang memilih dan menggaji saya. Karena itu, kalau ada kesulitan, sampaikan kepada kami,” ucapnya.

Agustiar juga mengingatkan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Masyarakat yang memenuhi kriteria penerima harus mendapatkan haknya tanpa membedakan latar belakang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, bantuan pangan yang disalurkan pemerintah provinsi ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla, termasuk kelompok masyarakat yang berada di luar penerima Kartu Huma Betang Sejahtera.


Linae menjelaskan, masyarakat yang merasa memenuhi kriteria sebagai penerima KHBS namun belum terdaftar dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan maupun melalui kanal pengaduan yang tersedia. Setiap pengajuan akan melalui proses verifikasi dan validasi sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Bupati Katingan Saiful menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kalteng kepada masyarakat Katingan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di wilayah Katingan.

Pemprov Kalteng menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman. Perlindungan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, penyediaan air bersih, serta penguatan gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak bencana.

Melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan bantuan.

Selain bantuan pangan, bantuan sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dan air bersih, Pemprov Kalteng juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Katingan. Layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan warga terdampak karhutla tidak hanya mendapatkan bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Katingan Firdaus, unsur Forkopimda Kabupaten Katingan, serta kepala perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Katingan.(WDY/Foto:PM)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter