Pulang Pisau Dalami Penanganan Stunting, Wabup Lakukan Studi Tiru ke Bantul

Kontribusi dari Kominfo Pulang Pisau, 09 April 2026 16:57, Dibaca 129 kali.


MMCKalteng - Pulang Pisau - Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menyatakan kunjungan kerja studi tiru ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan langkah strategis dalam memperkuat upaya percepatan penanganan stunting oleh Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPPS) Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (9/4/2026).

“Kabupaten Bantul dipilih sebagai lokasi studi tiru didasari oleh rekam jejak kabupaten ini yang konsisten dalam menurunkan prevalensi stunting sejak tahun 2023 dan kini berada di lima besar daerah Zero Stunting se-Indonesia melalui program berbasis pemberdayaan masyarakat dan digitalisasi data,” kata Ahmad Jayadikarta.

(Baca Juga : Peringatan Isra Mi’raj di Rungau Raya, Wabup Seruyan Tekankan Makna Salat dan Kebersamaan)

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut difokuskan pada pendalaman inovasi serta integrasi data yang dinilai berhasil menjadikan Bantul sebagai salah satu rujukan nasional dalam menekan angka stunting.

“Kami melihat Kabupaten Bantul memiliki komitmen yang sangat kuat, terutama dalam sinkronisasi data dari tingkat desa hingga kabupaten. Hal ini yang ingin kami adaptasi dan implementasikan di Pulang Pisau agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, sejumlah poin penting dipelajari, di antaranya penguatan peran Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat akar rumput, strategi kolaborasi pemanfaatan anggaran untuk program padat karya pangan dan gizi, serta penggunaan aplikasi pemantauan tumbuh kembang anak guna mendeteksi dini kasus stunting.

Melalui pertukaran pengetahuan tersebut, Ahmad Jayadikarta optimistis Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pulang Pisau dapat mempercepat langkah preventif, khususnya dalam edukasi masyarakat terkait pola asuh, pola makan, dan perbaikan sanitasi lingkungan bagi keluarga berisiko stunting.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan bahwa keberhasilan penurunan stunting di wilayahnya tidak hanya bertumpu pada sektor kesehatan, tetapi juga pada sinergi antara perangkat daerah, TP PKK, dan tokoh masyarakat.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bantul menekankan pentingnya aksi konvergensi stunting yang mencakup delapan tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.

Kunjungan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu menghasilkan output konkret bagi Kabupaten Pulang Pisau. Hasil studi tiru tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) guna mendukung target nasional penurunan stunting sebesar 14 persen pada tahun mendatang.

Turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut antara lain Ketua I TP PKK Dwi Erlina, Kepala Bapperida Bakhzar Efendi, Kepala DP3AP2KB Pande Putu Gina, serta anggota tim TPPPS.(Diskominfostandi Pulang Pisau/A.C.R/Barsel)/Edt:UL

Kominfo Pulang Pisau

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook