Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Berikan Ceramah Profesionalisme ASN

Kontribusi dari BPSDM Kalteng, 27 Oktober 2021 08:00, Dibaca 176 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Bertempat di ruang kerjanya, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI) Muhammad Taufiq memberikan ceramah Profesionalisme ASN dalam latihan dasar (Latsar) Golongan III (angkatan XV, XVI, XVII, dan XVIII), dan Golongan II (angkatan V dan VI) yang digelar secara virtual oleh BPSDM Prov. Kalteng, Rabu (27/10/2021). Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa profesionalisme adalah karakteristik seseorang yang mengacu pada kemampuannya untuk mematuhi standar dan mempertahankan kompetensi yang diharapkan dari seorang profesional.

"Profesionalisme tersebut lebih kepada keterampilan sosial daripada keterampilan bekerja. Profesionalisme berhubungan langsung dengan kualitas kepribadian dan kompetensi seseorang," ucapnya.

(Baca Juga : Arahan Penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur)


ASN, lanjutnya, bukan lagi sebuah pekerjaan tetapi merupakan sebuah profesi. Untuk itu ASN diharapkan untuk menjadi ASN yang profesional. Profesional adalah orang yang mempunyai kompetensi-kompetensi tertentu yang menjadi dasar kinerjanya.

Dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, disebutkan bahwa ASN harus mempunyai kompetensi. Pertama, kompetensi teknis yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis. Kedua, kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan. Dan terakhir, kompetensi sosial kultural yang diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan.

Dalam ceramahnya, Muhammad Taufiq menjelaskan beberapa syarat untuk menjadi seorang profesional yaitu, passion (mencintai pekerjaannya), plan (memiliki cita-cita dan rencana untuk mewujudkan cita-citanya), practices (latihan dan upaya untuk terus mengembangkan diri), performance (memiliki motivasi tinggi untuk menghasilkan prestasi dan kinerja unggul), serta patient (sabar dan gigih).

"Sebuah perjalanan menjadi Aparatur Sipil Negara hanya bisa ditempuh dengan langkah-langkah kecil setiap hari, langkah kecil yang baik akan menghasilkan sebuah hasil yang baik di masa yang akan datang, dan langkah yang buruk akan menghasilkan sesuatu yang buruk di masa yang akan datang. Oleh sebab itu mulailah dengan langkah yang baik dari sekarang," tutupnya. (Rendy BPSDM / Dewit BPSDM)

BPSDM Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook