Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kalteng Hadiri Rapat Koordinasi Food Estate

Kontribusi dari Widia Natalia, 16 Juni 2021 16:29, Dibaca 172 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) H. Nurul Edy mewakili Plt.Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin menghadiri Rapat Koordinasi Food Estate Kalteng. Rapat dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng secara virtual melalu video conference dari Ruang Rapat Bajakah II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (16/6/2021).


Rapat Koordinasi dipimpin oleh Asisten Deputi Perencanaan Pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Tulus Hutagalung. Rapat ini turut dihadiri oleh pihak dari Kementerian terkait.

(Baca Juga : 9th Borneo Amateur Radio Festival Gelar Konvoi di Kota Palangka Raya)

Kegiatan ini digelar dalam rangka melaksanakan amanat Perpres nomor 109 Tahun 2020 terkait dengan Monitoring dan Evaluasi PSN khususnya Pemantauan Percepatan Pelaksanaan program Food Estate. Agenda pembahasan pada kegiatan ini diantaranya pertama progres penetapan Rancangan Peraturan Presiden tentang Food Estate.


Kedua, tindaklanjut penyusunan master plan Food Estate Kalteng dan pembahasan dalam 2022. Ketiga, konsep bentuk kelembagaan, penyediaan SDM dan pendanaan pengelola kawasan food estate Kalteng.

Keempat, tindak lanjut hasil Survey IP4T dalam rangka menyelesaikan permasalahan pemilikan dan penguasaan lahan. Terakhir, penajaman rencana kerja K/L Tahun 2021-2022 pada lahan Eks-PLG blok A dengan luas potensial 43.503 Ha.

Asisten Deputi Perencanaan Pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Tulus Hutagalung menyampaikan sesuai arahan Presiden yang disampaikan dalam Peresmian Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021 di Istana Negara pada tanggal 11 Januari 2021, Food Estate di Sumatera Utara dan Kalteng agar diselesaikan pada Tahun 2021, untuk program selanjutnya akan dievaluasi dari FE Sumatera Utara dan Kalteng. Selain itu, kedepannya food estate Sumatera Utara dan Kalteng akan menjadi percontohan bagi Provinsi lain dan Provinsi lain nya akan didorong dan diberikan dana dari APBN, tetapi harus ada return economy yang diberikan kepada Negara.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng H. Nurul Edy dalam laporannya menyampaikan kondisi terkini kawasan Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. H. Nurul Edy mengatakan Kawasan Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, lahan yang sudah ditanam hampir 100 persen, dan lebih dari 70 persen sudah panen. Kemudian, di Kabupaten Kapuas, Kecamatan Dadahup khususnya, Kementerian PU sedang melakukan persiapan-persiapan pembangunan infrastruktur.

H. Nurul Edy juga menyampaikan beberapa kendala yang sedang dihadapi saat ini yakni dalam 2 bulan terakhir, curah hujan cukup tinggi di Kalteng termasuk di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, sehingga perlu dilakukan penanganan perairan agar bisa lebih optimal penanaman dilokasi khususnya A2. Terkait SDM, H. Nurul Edy menyampaikan Tahun 2021 ini akan dilakukan penempatan kurang lebib 150 KK, dimana 120 KK merupakan SDM lokal.

H. Nurul Edy mengungkapkan Keterbatasan SDM ini berpengaruh sehingga pengelolaan lahan belum terlaksana maksimal untuk dimanfaatkan. Terkait pemberian pupuk, H. Nurul Edy berharap pemberian pupuk dapat dilakukan tepat waktu. Terakhir, terkait jalan, perlu dilakukan peningkatan infrastruktur khususnya dari jalan trans Kalimantan sampai masuk wilayah Belanti Siam dimana jarak tempuh sekitar kurang lebih 1,5 jam.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Kalteng H. Nurul Edy didampingi Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait. (WDY/Foto:

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook