Seluruh Kabupaten dan Kota di Wilayah Prov. Kalteng Alami Perbaikan Zonasi Covid-19

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 17 April 2021 13:02, Dibaca 163 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) melalui Satuan Tugas (Satgas) Prov. Kalteng mengeluarkan data update pada Jumat, 16 April 2021 pukul 07.00 s/d 15.00 WIB. Hasilnya, seluruh wilayah Prov. Kalteng mengalami perbaikan Zonasi Covid-19.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng melalui Koordinator Bidang Data dan Informasi Ir. Riviko, MT mengatakan, "Dari data ini, hampir seluruh wilayah Prov. Kalteng berada dalam zonasi resiko sedang (Orange), terkecuali Kota Palangka Raya yang masih berada pada zonasi resiko tinggi (merah), hal ini disebabkan Kota Palangka Raya masih menduduki angka tertinggi untuk kasus terkonfirmasi (positif) dari kabupaten-kabupaten lain yang ada di wilayah Prov. Kalteng ini,” ucapnya, Sabtu (17/4/2021). 

(Baca Juga : Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Kota se-Kalteng)

”Adapun rincian untuk kasus terkonfirmasi (positif) yang terjadi di Kabupaten dan Kota tersebut yaitu Kota Palangka Raya mengalami penambahan 44 orang, Kabupaten Katingan mengalami penambahan 2 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami penambahan 31 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat mengalami penambahan 16 orang, Kabupaten Pulang Pisau mengalami penambahan 3 orang, Kabupaten Kapuas mengalami penambahan 7 orang, Kabupaten Gunung Mas mengalami penambahan 1 orang, Kabupaten Barito Selatan mengalami penambahan 1 orang dan yang terakhir Kabupaten Murung Raya mengalami penambahan 11 orang,” jelasnya.

“Dengan membaiknya status zonasi di wilayah Prov. Kalteng tersebut, kami selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," tutupnya. (Pky.17/4/2021/ DewiS & MAW &Abl/foto/Data: PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook