Pemprov Kalteng Tegaskan Komitmen Program Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya Demplot Padi di Lokasi lahan OPLA Pulang Pisau

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 11 Februari 2026 11:59, Dibaca 60 kali.


MMCKalteng – Pulang Pisau – Sebagai upaya peningkatan produktivitas padi dan penguatan ketahanan pangan daerah, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah turut mendukung Program Optimalisasi Lahan melalui Panen Raya Demplot Padi  PT. Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Selasa, 10/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan Brigade Pangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Edy Pratowo turut hadir didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalteng dan Kabupaten Pulang Pisau, serta sejumlah Kepala OPD terkait.


Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya panen perdana tersebut. Pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi salah satu fokus Bapak Gubernur Kalimantan Tengah,”ucapnya. Ia menegaskan, kemajuan pertanian merupakan kunci mewujudkan swasembada pangan yang juga menjadi prioritas nasional. Karena itu, setiap kabupaten/kota diminta memiliki Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dengan terus meningkatkan produksi. Edy Pratowo juga mengingatkan agar lahan baku sawah tidak dialihfungsikan di luar kepentingan ketahanan pangan. Saat ini Provinsi Kalimantan Tengah telah mewujudkan Program Cetak Sawah Rakyat seluas 21 ribu hektar dan optimasi lahan seluas 6.882 hektar. Ini langkah besar dalam mewujudkan Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan nasional, “lanjutnya.

(Baca Juga : Plt. Kepala Disdik Lakukan Visitasi ke Sejumlah Sekolah di Palangka Raya)


Selain padi, perhatian juga diarahkan pada pengembangan jagung sebagai bahan baku pakan ternak. Pemerintah provinsi bahkan telah menyiapkan hilirisasi melalui pabrik pakan, sehingga peluang ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan daerah. Edy Pratowo juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Ia berharap kepercayaan pemerintah pusat terhadap program lumbung pangan di Kalteng dapat dijawab dengan kerja keras dan sinergi. Apresiasi turut disampaikan kepada PT. Pupuk Indonesia atas dukungan demplot pertanaman padi di lahan optimasi.

Pemprov Kalteng juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda. Program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia pertanian yang terampil, modern, dan siap diterjunkan sebagai brigade pangan di berbagai wilayah pengembangan. Lulusan vokasi tersebut nantinya diharapkan menjadi motor penggerak di lapangan, mempercepat adopsi teknologi, sekaligus menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan,”urai Edy Pratowo setelah melakukan panen menggunakan Combine Harvester bersama jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana menyatakan bahwa panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa program cetak sawah dan optimasi lahan berjalan di jalur yang tepat. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, serta kerja keras para petani. Kami di Dinas TPHP terus memastikan pendampingan, ketersediaan sarana produksi, hingga penguatan petani agar produktivitas semakin meningkat.Termasuk mendukung tersedianya fasilitasi sarana pacapanen yang lebih efektif dan efisien serta meningkatkan kualitas dan kuantitas gabah kering panen bagi kelompok tani atau gapoktan,” tutur Rendy Lesmana.      (ISD_Ed) Edt : EK

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook