Sekjen Kementan RI Momon Rusmono : Target Tanam Lahan di Lokasi Pengembangan Kawasan Food Estate di Kapuas seluas 20.000 Ha ditargetkan Paling Lambat Akhir April 2021

Kontribusi dari Widia Natalia, 12 Februari 2021 18:37, Dibaca 151 kali.


MMCKalteng – Kapuas – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Momon Rusmono melakukan peninjauan di lokasi Pengembangan kawasan Food Estate di Desa Bentuk Jaya Blok A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Jumat (12/02/2021). Hadir mendampingi Sekjen Kementerian Pertanian diantaranya Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait dan Forkopimda Kabupaten Kapuas.

Sekjen Kementerian Pertanian RI Momon Rusmono mengatakan terkait dengan Food Estate di Kecamatan Dadahup yang mengalami banjir disekitar lahan akibat curah hujan yang tinggi saat ini, pihaknya akan melakukan penambahan pompa untuk penanganan air agar segera surut.

“Untuk target penambahan pompa akan dilakukan sesegera mungkin, besok kita koordinasi apakah yang ada disekitar Kalimantan Tengah atau Kalimantan Selatan bisa kita tarik dulu atau kita datangkan dari Surabaya atau Jakarta”, ucap Momon Rusmono saat dibincangi MMC di kawasan Food Estate di Desa Bentuk Jaya Blok A5.

(Baca Juga : Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Hadiri Acara Penyerahan APD & Bansos dari Kapolda Kalteng kepada Polres jajaran Polda)

Momon Rusmono mengatakan akan melakukan koordinasi terkait perkembangan kawasan Food Estate di Kecamatan Dadahup termasuk masalah air dan percepatan tanam untuk target 20.000 Ha untuk Tahun 2021 ini bisa segera terlaksana.

Lebih lanjut Momon Rusmono menyampaikan, sebagai tindaklanjut peninjauan di Kecamatan Dadahup, pihaknya juga akan melakukan koordinasi terkait dengan irigasi.
“Irigasi merupakan kewenangan PUPR, terutama BPBS, besok BPBS akan hadir, kita carikan solusi sehingga air segera surut”, imbuhnya.

Momon Rusmono juga mengutarakan target tanam lahan 20.000 Ha di Kabupaten Kapuas akan selesai paling lambat akhir April 2021 selesai.

“Dari target 20.000 Ha, hanya 9.000-10.000 Ha yang sudah siap tanam. Masih ada 10.000 lagi, kita targetkan paling lambat akhir April selesai”, pungkasnya. (WDY/Foto:Arya)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook