Kunker Plt Gubernur Kalteng Dalam Rangka Panen Padi Hibrida Sembada dan Percepatan Tanam Kawasan Food Estate di Kabupaten Kapuas

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 01 Oktober 2020 14:09, Dibaca 119 kali.


MMCKalteng - Kapuas - Dalam rangka upaya percepatan tanam di kawasan target pengembangan Food Estate tahun 2020 seluas 30.000 hektar yang tersebar 20.000 hektar di kabupaten Kapuas dan 10.000 hektar di Pulang Pisau, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten turut melakukan peninjauan berkelanjutan di beberapa lokasi sentra padi yang siap ataupun sudah panen. Di penghujung minggu terakhir bulan September 2020, Plt.Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya didampingi Plt. Bupati Kapuas, H.M. Nafiah Ibnor melakukan kunjungan kerja ke Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas dalam rangka mendorong percepatan Program Food Estate di kawasan sentra padi yang melakukan panen padi hibrida sembada seluas 5 hektar, Rabu (30/9/2020).


Turut hadir mendampingi Kunjungan Kerja Plt. Gubernur Kalimantan Tengah diantaranya Plt. Bupati Kapuas, H.M.Nafiah  Ibnor, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Herson B.Aden, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang terkait dan unsur Forkopimda kabupaten Kapuas. Rombongan Plt Gubernur tiba di lokasi Desa Terusan Makmur pukul 14.00 WIB langsung menuju lokasi lahan padi siap panen dan melakukan pemanenan padi menggunakan Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester), yang menggabungkan tiga proses penanganan pasca panen dari proses penuaian, perontokan dan pemisahan gabah dalam satu rangkaian operasi.

(Baca Juga : Penghargaan PBT Berprestasi Tingkat Nasional)


"Saat ini, seluruh hamparan lahan sawah di Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas yang termasuk dalam areal kawasan Food Estate telah memasuki musim panen periode pertanaman MT.ASEP (April - September) 2020. Lahan seluas 1.193 hektar yang tersebar di dua puluh kelompok tani telah siap untuk pertanaman Oktober 2020. Realisasi luas panen padi hari ini di Poktan Darma Bakti mencapai 5 hektar. Produktivitas padi hibrida sembada rata-rata mencapai  7-8 ton/ha. Setelah panen ini, petani akan melakukan olah tanah dan siap tanam untuk Program Food Estate,“ lapor Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Sunarti  kepada Plt. Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya, di Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.

Plt. Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung Program Food Estate dan mendukung ketahanan pangan nasional, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, khususnya di kawasan sentra pengembangan padi seperti di desa Terusan Makmur ini. Konsep pertanian modern akan diterapkan mulai dari proses produksi, panen, pasca panen, pengolahan hingga produk siap dijual. Segala sarana dan prasarana berupa alat-alat pertanian, infrastruktur, perbankan dan sarana penunjang lainnya akan difasilitasi oleh pemerintah. Food Estate akan mengembangkan pertanian yang terintegrasi dalam suatu kawasan mencakup pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.

"Kita berharap melalui Food Estate ini, Kalimantan Tengah dapat menjadi lumbung ketahanan pangan nasional. Mari kita bersama-sama wujudkan pertanian yang maju, semakin mandiri dan terapkan teknologi modern agar Kalteng semakin dikenal,“ tutur Habib Ismail Bin Yahya setelah melakukan panen padi di Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas. (Ita -PMHP)

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook