Sekda Prov Kalteng Tinjau Lokasi SP3T Belanti Siam Kabupaten Pulang Pisau

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 03 September 2020 18:56, Dibaca 810 kali.


MMCKalteng - Pulang Pisau - Upaya peningkatan kualitas produk pertanian yang bermutu dan berdaya saing di pasar lokal maupun interlokal merupakan tuntutan konsumen dan menjadi hal pokok yang harus dipenuhi. Pada hari Rabu (2/9/2020) Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke  Kelompok Tani Sumber Makmur (Penerima Bantuan Sarana SP3T Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu) Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Hj. Sunarti, MM.


Melalui bantuan sarana pascapanen yang diberikan kepada petani, yaitu SP3T merupakan stimulan penerapan pascapanen yang baik dan benar, sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi melalui penurunan susut hasil, peningkatan kualitas, serta efisiensi tenaga kerja.

(Baca Juga : Bantuan DWP Prov. Kalteng Diterima Sekda Kabupaten Banjar)

"Lokasi SP3T ini sangat strategis, akses jalan lancar, mudah dijangkau, berada dekat dengan sentra produksi padi. SP3T ini membantu petani memperoleh beras kualitas premium atau medium, punya nilai tambah dan daya saing kemasan secara terpadu. Penggilingan Padi modern ini dapat menyulap gabah menjadi beras dalam kemasan. Sedangkan untuk penggilingan padi manual hanya bisa menggiling gabah menjadi beras saja. Diharapkan semua petani di Desa Belanti Siam dapat memanfaatkan fasilitas sarana pascapanen ini sesuai standar penerapan penggilingan padi yang ditetapkan oleh pihak pengelola. SP3T ini dibangun untuk mendukung kawasan berbasis korporasi dan tentunya mendukung pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah,“ terang Hj. Sunarti.


Turut hadir dalam kunjungan kerja ke SP3T Belanti Siam, rombongan tim peneliti mutu dan kualitas beras dari Balai Besar Pascapanen Bogor dan Instalasi Litbang Pascapanen Karawang yang melakukan kegiatan litbang pengukuran susut hasil gabah menggunakan alat pemanen Combine Harvester.

"Pengukuran susut hasil merupakan cara/teknik untuk mengetahui nilai pengurangan berat padi /gabah selama proses panen dan pascapanen. Cara menghitung susut panen biasanya menggunakan metode ubinan panen dengan sabit. Untuk daerah sentra padi yang sudah banyak menggunakan alat mesin panen combine, seperti Desa Belanti ini, pengukuran kehilangan hasil  menggunakan metode Losses Combine,“ urai Prima Luna, Peneliti Balai Besar Pasca Panen Bogor.

Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau, Slamet Untung menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Pusat melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian sehingga masyarakat petani di kecamatan Pandih Batu sudah difasilitasi dari mulai bercocok tanam, sarana prasarana pengolahan lahan, sarana panen  pasca panen  serta mendapat  pendampingan dan  pengawalan teknologi dari instansi terkait.

"Semoga petani beras di Desa Belanti Siam dapat meningkatkan kualitas mutu beras dengan SP3T ini,“ kata Kadis Pertanian Pulang Pisau, pada saat kunjungan ke lokasi SP3T Desa Belanti Siam, Rabu (2/9/2020).( Sumber rilis : RD-TP/IS-PMHP)

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook