Asisten I Setda Buka Rapat TEPRA di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Rikah Mustika, 06 September 2018 10:57, Dibaca 949 kali.


MMCKalteng-Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan rapat Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) dalam rangka evaluasi pengawasan realisasi anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis(6/9). Rapat dihadiri oleh pengelola TEPRA di SOPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Tujuan dilakukannya rapat TEPRA ini adalah untuk memonitor dan mengevaluasi percepatan realisasi penyerapan anggaran yang telah dilakukan oleh pemangku kepentingan (stakeholders) baik SOPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah sehingga terlaksana sesuai target yang telah ditetapkan yaitu untuk Triwulan I sebesar 20%, Triwulan II sebesar 50%, Triwulan III sebesar 85% dan tanggal 15 November tahun 2018 berjalan sebesar 100% fisik” ucap Ir. Ridwan Manurung, selaku Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, saat membacakan laporannya.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat dan Penyelenggara Pemerintahan Kabupaten Barsel Wujudkan Percepatan Pembangunan)

“Pada TEPRA terdahulu pada tanggal 8 Agustus 2018, disampaikan kepada kita sekalian untuk realisasi baik BL maupun BTL untuk periode 31 Juli 2018 SOPD Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah masih dibawah target realisasi yang ditentukan yaitu baru mencapai 45,16% keuangan dan 44,83% fisik dari yang seharusnya 60% keuangan dan 60% fisik” ujar Drs. H. Saidina Aliansyah, M.Si, selaku asisten I Setda Provinsi Kalimantan Tengah saat membacakan sambutan Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah.

Harapannya seluruh pengguna anggaran SOPD dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan dengan meningkatkan penyerapan anggaran dimana per bulan Agustus bahwa capaian sebesar 70% antara lain dengan meningkatkan progres fisik sehingga dapat mengejar ketertinggalan. Perlu adanya dorongan dan prioritas pekerjaan fisik yang besar dan bernilai strategis sehingga pada akhir tahun pekerjaan fisik dapat selesai tepat waktu dan juga memperhatikan kualitas pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (Rikah / Foto : Asep)

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook