Pertemuan Advokasi Pembentukan UPTD Di Provinsi Kalimantan Tengah

Kontribusi dari DP3A-PPKB PROVINSI KALIMANTAN TENGAH, 01 Agustus 2018 08:00, Dibaca 722 kali.


MMCKalteng - Dinas P3APPKB Prov.Kalteng mengadakan kegiatan Pertemuan Advokasi Pembentukan UPTD di Provinsi Kalimantan Tengah yang di laksanakan hari Rabu 01 Agustus 2018, pukul 08.00 Wib di Hotel Aquarius Palangka Raya yang di buka langsung Kepala Dinas P3APPKB Prov.Kalteng ( dr. ADM TANGKUDUNG, M.Kes ) dan Narasumber yang di undang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Republik Indonesia PRITA ISMAYANI (Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana ) dan NUR AMELIA ( Kepala Subbagian Organisasi ) peserta perwakilan Dinas PPPA Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu Sekretaris Dinas atau Kepala Bidang yang menangani sub urusan perlindungan dan Kepala UPTD jika telah membentuk.

Kasus kekerasan yang ada di ranah personal (KDRT) menempati peringkat pertama (5.784 kasus), kekerasan dalam pacaran (2.171 kasus) dan kekerasan pada anak perempuan (1.799 kasus). Ada peningkatan signifikan utk kasus kekerasan di ranah komunitas yaitu  31 % dan kekerasan tertinggi pada kejadian  kekerasan sexual 61 %. Kebijakan Pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan dengan membentuk P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak) sejak tahun 2003 yang pada awalnya berbasis masyarakat, namun sampai saat ini  pelayanannya belum berjalan Optimal. Hal ini dikarenakan beberapa hal yaitu ;

(Baca Juga : Jalur Yang Terputus Di Seruyan Sudah Tertangani)

a.  Minimnya dukungan operasional anggaran

b.  Terbatasnya infrastruktur yang dimiliki

c.  Kapasitas tenaga pendamping P2TP2A yang tidak profesional

d.  Mekanisme koordinasi yang belum berjalan dengan baik serta

e.  Sulitnya penerapan standar pelayanan minimal.

Provinsi Kalimantan Tengah mempunyai visi yang selaras dengan Pemerintah Pusat yaitu ; mewujudkan  Kalteng yang  Maju, Mandiri dan Adil untuk kesejahteraan masyarakat menuju Kalteng BERKAH. (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, Harmonis). Visi ini sesuai pula dengan Nawacita ke-5 yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat  Indonesia.

Pada pertemuan Advokasi Pembentukan UPTD PPA pada saat ini diharapkan mendapat pemahaman yang sama dalam hal persiapan Penyediaan Layanan Perlindungan bagi Perempuan dan Anak, penyusunan Dokumen Naskah Akademis serta penyediaan layanan yang  sesuai dengan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK).

PRITA ISMAYANI  juga mengatakan "Untuk meningkatkan pelayanan bagi korban kekerasan dapat melingkupi layanan pengaduan, penjangkauan kasus, pengelolaan kasus, pendampingan hingga pemulihan. Pemerintah berusaha untuk memaksimalkan unit-unit di daerah untuk melindungi kaum perempuan dan anak dengan menghimbau kepada seluruh kepala daerah untuk mengupayakan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di seluruh Kabupaten/Kota. Jadi sekarang jangan ragu untuk saling bergandengan tangan bersama-sama dengan pemerintah untuk wujudkan Indonesia yang ramah perempuan dan anak. Mari kita bergerak bersama untuk melindungi perempuan dan anak dari tindak kekerasan", pungkasnya.

DP3A-PPKB PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.
Kalteng Bicara Baik.

Facebook