Kota Palangka Raya Mengusung Tema Banama Tambun Galang Petak Hasambuyan Belum Pada Cabang Lomba Jukung Hias

Kontribusi dari Widianatalia, 05 Mei 2018 21:21, Dibaca 1,130 kali.


MMCKalteng- Festival Budaya Isen  Mulang (FBIM) dimeriahkan dengan berbagai lomba, salah satunya cabang lomba Jukung Hias di Dermaga Danau Mare, Sabtu (5/5) Kabupaten Kapuas.

Pada cabang lomba Jukung Hias Kota Palangka Raya mengusung tema Banama Tambun Galang Petak Hasambuyan Belum yang menggambarkan Banama/perahu sebagai alat transportasi masa lalu dan menjadi alat transportasi manusia maupun alat untuk membawa hasil bumi. Sedangkan, Tambun atau Naga mengandung makna sebagai penguasa alam bawah yang bagi suku Dayak merupakan lambing dari keberanian, kegagahan, semangat pantang menyerah serta sikap arif bijaksana.

(Baca Juga : Warga Kapuas Ramai Saksikan Final Lomba Sepak Sawut FBIM Tahun 2018 )

Selain itu, pesan yang disampaikan dalam atraksi Jukung Hias Kontingen Kota Palangka Raya kali ini adalah sungai serta alam Kalimantan Tengah sebagai urat nadi kehidupan alam dan ekosistem bagi sumber makanan dan sumber daya alam sekarang sudah mulai tercemar oleh perbuatan manusia itu sendiri, dengan semangat atraksi ini, bersama kita membawa pesan untuk menjaga alam, lingkungan dan kelestariannya bagi kehidupan generasi penerus kita nantinya sehingga berkah yang Tuhan berikan kepada kita dapat juga dinikmati anak cucu kita kelak.

Dekorasi diatas perahu hias menampilkan Objek Wisata Tajahan Tjilik Riwut yang berada di Kelurahan Tumbang Rungan. Objek ini berupa tempat pertapaan Tjilik Riwut dalam merintis Kota Palangka Raya sebagai cikal bakal berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah dan juga terdapat “Tiang Pantar” yang menggambarkan kegigihan dan semangat Bapak Perintis Kota Palangka Raya.

Motif hias yang ditampilkan pada Jukung Hias Kontingen Kota Palangka Raya menampilkan motif yang berjudul “Bajamang Rariap Panatau Petak Danum” yang menggambarkan Hiasan alam Kalimantan Tengah yang penuh cahaya dan gemerlap dan kaya sehingga membawa berkah bagi penduduknya dan motif “Rabunan Tambun” yang melambangkan persatuan dan kesatuan dalam mengangkat harkat dan martabat.

Ditampilkan juga atraksi tari dan gerak yang menggambarkan semangat kebersamaan dalam perbedaan masyarakat dalam membangun Kota Palangka Raya sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah menuju Kalteng Berkah. (Widia/Foto:Asep)

 

 

 

Widianatalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook