Peringati Hari Ibu, Gubernur Kalteng Bicara Momentum Untuk Meningkatkan Peran Perempuan

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 08 Desember 2019 13:17, Dibaca 869 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili oleh Asisten III Setda Kaspinoor menyampaikan Peringatan Hari Ibu yang ke-91 menunjukkan bahwa perjuangan perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan di Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, dan damai serta adil dan makmur.

"Peringatan Hari Ibu yang ke-91 merupakan momentum untuk meningkatkan peran perempuan dalam memperjuangkan peranan dan kedudukannya yang menggambarkan semangat nasionalisme, semangat perjuangan perempuan berdaya untuk menuju Indonesia maju," kata Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III, Minggu (8/12/2019), di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya.

(Baca Juga : Kementan Paparkan Progres Food Estate Dadahup)

Tahun 2019 peringatan Hari Ibu diperingati untuk yang ke-91 kalinya dengan mengambil tema "Perempuan Berdaya, Indonesia Maju". Perempuan yang berdaya memiliki daya ungkit yang besar dalam peningkatan kualitas hidup perempuan, sehingga harapan terwujudnya sumber daya manusia perempuan, kaum ibu yang berkualitas dan berdaya saing, dapat segera terealisasi sesuai dengan visi Presiden dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

"Dalam fokus Hari Ibu ini adalah yang pertama meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui kewirausahaan, meningkatkan peran keluarga dalam pendidikan anak untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas, kemudian juga perempuan sebagai pelopor perdamaian untuk keadilan dan kesetaraan," imbuhnya.

Gerak jalan sehat serentak seluruh Indonesia yang dilakukan antara tanggal 7 dan 8 Desember 2019 ini, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat pergerakan perempuan Indonesia untuk berdaya. Juga dilaksanakan bakti sosial yang bertujuan untuk berbagi dalam bentuk bakti sosial, seperti donor darah yang merupakan semangat mewujudkan perempuan berdaya.

Kegiatan ini juga didukung oleh Kongres Wanita Indonesia, oleh Tim Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, Dharma Wanita Persatuan Provinsi, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, Persatuan Wanita Olahraga Indonesia, dan mitra-mitra kerja, organisasi perempuan lainnya.


"Harapan saya terciptanya kebanggaan, terciptanya kebugaran, terciptanya kesehatan, baik jasmani dan rohani didalam peringatan Hari Ibu yang ke-91 Tahun 2019 ini. Dengan mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan," pungkasnya.

Sementara itu di Jakarta, Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Ibu Wury Ma`ruf Amin dan para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM), mengikuti jalan sehat keluarga yang digelar di Plaza Timur GBK, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Desember 2019. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan ke-91 Hari Ibu tahun 2019.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam laporannya mengatakan, Hari Ibu diperingati oleh seluruh masyarakat Indonesia setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya. Ia berharap momentum ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kemajuan kaum perempuan Indonesia.

"Melalui momentum Hari Ibu kita harapkan terus mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan kemajuan perempuan Indonesia sebagai sumber daya potensial pembangunan," kata Menteri PPPA.

Peringatan ke-91 Hari Ibu tahun ini mengangkat tema "Perempuan Berdaya Indonesia Maju". Menteri PPPA berharap, tema ini dapat menginspirasi para pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia.

Menurut Menteri PPPA, kegiatan jalan sehat keluarga ini juga diselenggarakan serentak di seluruh provinsi di Tanah Air. Sebanyak 26 provinsi menggelar jalan sehat keluarga hari ini, sementara 8 provinsi lainnya menggelar kegiatan serupa kemarin.


"Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, dalam rangka PHI ke 91 tahun 2019 ini diselenggarakan berbagai kegiatan sebagai satu rangkaian acara. Keseluruhan rangkaian tersebut akan ditutup dengan puncak acara pada tanggal 22 Desember," imbuhnya.

Pada kegiatan ini, Ibu Iriana dan para ibu OASE-KIM tampak kompak mengenakan kaus putih lengan panjang, celana hitam, dan aksesori kepala khas Papua. Acara diawali dengan tari massal Sajojo yang turut diikuti oleh Ibu Iriana dan para ibu OASE-KIM.

Sekitar pukul 06.18 WIB, Ibu Iriana dan Ibu Wuri melepas para peserta jalan sehat dengan mengangkat bendera di garis start. Ibu Iriana, Ibu Wuri, dan para ibu OASE-KIM turut ambil bagian pada jalan sehat yang diikuti sekitar 20 ribu peserta umum dan 100 peserta kelompok disabilitas tersebut.

Tampak hadir dalam acara ini antara lain, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Jaksa Agung ST. Burhanudin. (ARP/Foto:ARP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook