Pemprov Kalteng dan DPRD Sepakati KUA PPAS APBD 2020

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 20 November 2019 16:11, Dibaca 1,240 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Acara penandatanganan 2 nota kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prov. Kalteng digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (20/11/2019) pagi. Penandatangan ini digelar pada Rapat Paripurna ke-5 masa persidangan I tahun sidang 2019 DPRD Prov. Kalteng.

Dua nota kesepakatan yang ditandatangani antara lain tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) Prov. Kalteng Tahun Anggaran 2020 dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Prov. Kalteng Tahun Anggaran 2020.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Terima Bantuan ISO Tank Kapasitas 20 Ton Dari SKK Migas KKKS)

"Kita telah menyaksikan penandatanganan 2 (dua) buah Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, masing-masing tentang Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2020," kata Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri.

Kedua dokumen tersebut merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah hasil pembahasan bersama dan sekaligus sebagai wujud nyata dari kemitraan yang harmonis antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2016-2021 telah ditetapkan dengan Perda Nomor 1 Tahun 2017 tanggal 18 Januari 2017," bebernya.

Tahun 2017 merupakan penjabaran tahun pertama pelaksanaan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2016-2021. Tema pembangunan tahun 2020 sesuai RPJMD adalah “Pomantapan Struktur Ekonomi melalui Optimallsasl Investasl dan Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Produk Unggulan Daerah”

Secara umum target/sasaran indikator makro pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020 pada KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 antara lain:

1) Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65;


2) Laju inflasi 2,8-3,2 person;

3) Angka kemiskinan sebesar 4,75 persen;

4) Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 3,7 persen;

5) Gini Rasio sebesar 0,327;

6) lndeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 71,52.

Dari sisi keuangan daerah, asumsi dasar kebijakan umum tahun 2020 adalah sebagai berikut:

1) Pendapatan daerah, pada KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 ini mengalami kenaikan dibandingkan target pendapatan pada APBD Perubahan Tahun 2019, yakni darl 4,926 triliun rupiah lebih menjadi 5,121 triliun rupiah Iebih, atau mengalami penurunan sebesar 3,95 persen.


2) Pada aspek pembiayaan daerah, pembiayaan netto pada KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 sebesar 267,51 milyar rupiah Iebih.

3) Dari sisi belanja daerah pada KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 sebesar 5,38 triliun rupiah Iebih.

Berkenaan dengan perubahan asumsi dasar KUA tersebut di atas, maka struktur anggaran dalam KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 disusun dengan target dan plafon yang disesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah, yakni pada posisi sebagai berikut:

1) Pendapatan, sebesar ............ 5,121 trilliun rupiah lebih

2) Belanja, sebesar ................... 5,38 trilliun rupiah Iebih, Terdiri dari:

Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar 2,93 triliun rupiah lebih

Belanja Langsung (BL) sebesar 2,45 triliun rupiah Iebih

3) Defisit sebesar ........................ 267,51 milyar rupiah lebih

4) Pembiayaan netto sebesar.... 267,51 milyar rupiah Iebih

"Demikian beberapa kebijakan, prioritas dan plafon anggaran sementara yang akan kita laksanakan pada APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2020. Bersama Ini juga kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota Dewan yang Terhormat, atas kesepakatan untuk pelaksanaan programlkegiatan dalam pembangunan lnfrastruktur yang didanai secara Tahun Jamak (Many Years)," tuturnya.

"Juga tidak lupa pada kesempatan yang baik ini kami dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besamya atas dukungan, perhatian dan kerjasama Anggota Dewan yang terhormat, serta pennohonan maaf atas segala kekurangan selama pembahasan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020," tutupnya. (ARP/Foto:ARP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook