Pelatihan Vokasional Anyaman Rotan Bagi Pelaku UMKM Palangka Raya

Kontribusi dari Martiana Winarsih, 06 November 2019 17:03, Dibaca 182 kali.


MMCKalteng, Palangka Raya – Produk anyaman rotan merupakan produk unggulan daerah Kalimantan Tengah, tidak terkecuali yang menjadi salah satu usaha yang digeluti masyarakat Kota Palangka Raya.

Agar meningkatkan nilai jual dan daya saing dengan wilayah lain perlu peningkatan kualitas produk maupun teknik penganyaman.

(Baca Juga : Promkes RSUD Kapuas Lakukan Penyuluhan tentang Sistem Rujukan Online Peserta BPJS Kesehatan)

Untuk itu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Palangka Raya menggelar Pelatihan Vokasional Bidang Anyaman Rotan bagi pelaku usaha mikro kecil di yang dilaksanakan selama 5 hari sejak 4-8/11-2019.

Pelatihan dilaksanakan di Hotel Nascar family yang dikonfirmasi oleh awak Media Center Isen Mulang, Selasa (5/11/2019). Dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya H. Afendie kepada pelaku usaha mikro, kecil Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Mikro selaku Ketua panitia, Ivoni menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan berdasarkan DPA Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalteng Tahun 2019, di ikuti 40 orang peserta.

Sedangkan tujuan dilaksanakan pelatihan ini lanjut Ivoni untuk meningkatkan keterampilan  pengrajin rotan pemula agar bisa berinovasi menghasilkan produk kerajinan rotan dalam bentuk /model yang beraneka ragam dengan kualitas yang unggul.

Menurut Ivoni pelatihan ini didukung oleh nara sumber/pengajar yang berkompeten di bidang anyaman rotan. Nara sumber strategi pemasaran, Sintaman, sedangkan pengajar anyaman rotan Ramintje dan Misionari.

Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya H. Afendie berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, mulai dari teori, praktek sampai dengan pemasaran produk kerajinan rotan berhasil.

Hasil pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan atau dipasarkan ke sektor usaha yang lebih luas sehingga meningkatkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi lingkungan sekitar.

Afendie juga mengingatkan perlunya pembelajaran keterampilan menganyam rotan karena sangat sedikit yang bisa menganyam rotan, disebabkan ketrampilan ini merupakan ketrampilan turun temurun yang harus diwariskan kepada generasi selanjutnya, tutupnya. (MC. Isen Mulang)

Martiana Winarsih

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook