UKM menjadi Perisai dan Penyangga Ekonomi

Kontribusi dari Gusti Mahfuz, 26 Agustus 2019 10:20, Dibaca 250 kali.


Usaha Kecil Menengah (UKM) bukan hanya dalam arti ekonomis memberikan pendapatan dan lapangan kerja pada masyarakat, melainkan juga memberikan keamanan dan perisai terhadap gejolak sosial. UKM dapat ditempatkan di dalam kerangka utuh untuk terwujudnya suatu pembaharuan ekonomi yang mendasar. Untuk itu diperlukan suatu landasan pijak yang kokoh dan kerangka pemikiran yang komprehensif yang memayunginya. Karena pentingnya sektor UKM, era saat ini sektor tersebut bisa menjadi penyangga ekonomi nasional.

(Baca Juga : Dengarkan Hatiku Mama)


Perkembangan sektor UKM di Kabupaten Kapuas mendapat perhatian serius dari kalangan pemerintah daerah karena kelompok unit usaha tersebut sangat besar menyumbang terhadap terciptanya kesempatan kerja. Kerjasama yang baik antara pemerintah dan sektor UKM dalam proses pemberdayaan sangat diperlukan. Kerjasama tersebut dapat berupa kegiatan pelatihan kewirausahaan, manajemen pengelolaan unit, industri kerajinan, industri rumah tangga, dan lainnya. Hal tersebut dilakukan agar UKM lebih mampu berperan dalam percaturan ekonomi.

Kedudukan UKM dalam perekonomian dapat dilihat dari segi: 1) kedudukannya sebagai pelaku utama dalam kegiatan ekonomi diberbagai sektor, 2) penyedia lapangan kerja baru,  dan 3) pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat Sutrisno (2003). Kenyataan membuktikan sektor UKM sangat beraneka ragam, baik dari segi kegiatan maupun lingkungan usaha yang dihadapinya. Kenyataan inilah yang menyebabkan perlunya dibuat suatu kebijakan nasional, meliputi pemberdayaan UKM yang dirancang secara sentralis dan terinci sampai ketingkat operasional.

Karakteristik dan permasalahan yang dihadapi UKM berbeda dari satu jenis kegiatan ke jenis kegiatan yang lainnya, dan satu lokasi ke lokasi lainnya. UKM yang menghasilkan produk dan bahan kerajinan tradisional yang memiliki nilai jual dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendapatan daerah memegang peranan penting terkait dengan sektor ini dapat menunjang kegiatan pemerintah dan pembangunan daerah. 

Pembangunan daerah menjadi salah satu agenda pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Berkenaan dengan hal tersebut, setiap daerah harus mampu mengelola dan mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk menjunjung keberhasilan pembangunan daerah, diantaranya: sumber daya manusia (SDM), pengelolahan sumber daya alam, kemampuan mengelola keuangan daerah, kondisi sosial budaya masyarakat, dan kemampuan manajemen (Halim, 2004).

SDM sangat diperlukan dalam mengelola UKM. Pengembangan SDM mengandung makna sikap masyarakat kewirausahaan yang kreatif dan inovatif. Jiwa dan semangat wirausaha harus ditanamkan dalam masyarakat karena daya serap UKM dekat dengan rakyat. Ini semua dimaksudkan untuk membangun masyarakat di sektor UKM, sehingga produk yang dihasilkan mempunyai daya saing yang tinggi, baik dalam pasar domistik maupun dalam pasar global.

Berkembangnya internet menjadi sarana yang efisien untuk membuka jalur pemasaran produk UKM. Promosi, pemasaran, dan penjualan produk yang dihasilkan UKM dapat diakses secara luas. Kemampuan internet yang dapat mengirimkan berbagai bentuk data, seperti teks, grafik, gambar, suara, animasi, atau balikan video. Hal ini menyebabkan banyak kalangan bisnis yang memanfaatkan teknologi tersebut dengan membuat homepageuntuk mempromosikan usahanya (Boderndof, 2009). Media promosi dalam rangka untuk meningkatkan volume penjualan, baik secara daring (online) maupun konvensional. Promosi tersebut dilakukan karena biaya relatif murah dengan memanfaatkan internet dan penyebaran informasi pun akan lebih cepat dan jangkauannya lebih luas (Supardi, 2009).

Gusti Mahfuz

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Artikel
Artikel
Artikel
Artikel
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook