Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Raih Penghargaan Gubernur Inovatif dalam Ajang Kepala Daerah Inovatif 2019

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 23 Agustus 2019 07:54, Dibaca 1,350 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mendapat penghargaan sebagai Gubernur inovatif tahun 2019 dengan kategori pelayanan masyarakat dalam ajang Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2019.

Koran SINDO bersama SINDOnews.com kembali menggelar KDI 2019 yang dilaksanakan pada Kamis (22/8) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Bertema "Inovasi Untuk Indonesia Unggul", KDI 2019 memberikan penghargaan kepada 27 Kepala Daerah.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Ucapkan Terima Kasih dan Penghargaan Atas Pengabdian Para Mantan Anggota DPRD Provinsi)

Pembangunan di daerah yang semakin dinamis dan nyata saat ini tak lepas dari kemampuan para kepala daerah mengelola wilayahnya secara visioner, cermat dan inovatif. 

Sejumlah terobosan-terobosan yang mereka lahirkan patut disebarluaskan dan dikembangkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia. Tahun ini, ada 17 bupati, 6 wali kota dan 4 gubernur yang terpilih mendapatkan apresiasi KDI 2019. 

GUBERNUR INOVATIF 2019 KATEGORI: 


Pelayanan Masyarakat H. Sugianto Sabran GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH 

Tekad Gubernur H. Sugianto Sabran menjadikan Kalimantan Tengah sebagai smart province dengan membuka lebar keran informasi dan data-data pemerintahan membuat komunikasi dengan masyarakat semakin interaktif dan positif. Ini semakin mengukuhkan Kalteng menjadi provinsi yang memiliki keterbukaan informasi publik yang sangat baik tingkat nasional. 

Infrastruktur & Pembangunan Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. GUBERNUR SUMATERA BARAT 

Musibah gempa bumi besar yang melanda Sumatera Barat 2009 lalu membuat semuanya luluh lantak. Di tengah segala keterbatasan, Gubernur Irwan Prayitno terbukti mampu membenahi wilayahnya yang hancur dengan cepat dan terarah. Pembangunan infrastruktur ala Irwan banyak diapresiasi dan jadi percontohan. Kini, tepat 10 tahun usai gempa, Sumbar pun telah berhasil bangkit sepenuhnya. 

Infrastruktur & Pembangunan Dr. H. Wahidin Halim, M.Si. GUBERNUR BANTEN 

Gubernur Banten Wahidin Halim memacu pembangunan wilayahnya dengan cepat. Salah satu terobosannya adalah membangun infrastruktur jalan-jalan baru di Banten Selatan untuk membuka akses wilayah yang lama tak tersentuh. Pilihannya tepat. Ekonomi tumbuh, masyarakatnya juga kian sejahtera. Bahkan tahun ini, Kabupaten Pandeglang dan Lebak telah dicabut statusnya dari Kabupaten Daerah Tertinggal oleh Kementerian PDTT. Wahidin juga mengubah wajah Banten Lama menjadi Madinah-nya Indonesia. 

Pelayanan Masyarakat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. GUBERNUR JAWA BARAT 

Luasnya wilayah Jawa Barat ditambah jumlah penduduk yang mencapai 48 juta, membuat potensi masalah sosial dan kemanusiaan juga besar. Namun Jabar Quick Response (JQR) yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil mampu mengatasi masalah ini. Layanan JQR mendapat respons sangat positif karena dengan hotline khusus permasalahan sosial dan kemanusiaan yang bersifat darurat bisa ditangani cepat, tepat, dan akurat. 

Bupati Inovatif 2019 Kategori: 

Ekonomi & Investasi Hj. Iti Octavia Jayabaya, SE, MM BUPATI LEBAK 

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya adalah pemimpin yang terbukti berani menjadikan sektor pariwisata menjadi kekuatan utama daerahnya. Lima tahap strategis pembangunan wisata telah dibuatnya. Lebak pun makin dilirik. Dan, 2023 mendatang, Lebak bertekad menjadi Destinasi Pariwisata Unggulan Berskala Nasional. 

Infrastruktur & Pembangunan Dr. H. Indra Catri, MSP BUPATI AGAM 

Bupati Agam Indra Catri memberikan perhatian besar dalam pembangunan infrastruktur. Pembenahan besar Indra antara lain dilakukan di Lubuk Basung, ibu kota pengganti Bukittinggi yang kini makin tertata cantik. Keberhasilan ini tak lepas kemampuan Indra Catri menyinergikan program pembangunan mulai tingkat pusat,daerah, TNI Manunggal dan masyarakat. Proses pembangunan bisa berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Pelayanan Masyarakat Drs. H. Anang Syakhfiani, Msi. BUPATI TABALONG 

Tekad Bupati Tabalong Anang Syakhfiani untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara mudah dan cepat tak henti. Bupati Anang membuat Mall Layanan Publik di Mall Athaibah. Dari mall ini, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, perizinan, serta imigrasi menjadi sangat praktis karena bisa dilakukan di satu tempat. Bahkan, layanan ini juga ditargetkan menampung 20 dinas atau lembaga, termasuk BUMN. 

Ekonomi & Investasi Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, MP.d. BUPATI GORONTALO 

Tiga tahun memimpin Kabupaten Gorontalo, Bupati Nelson Pomalingo berhasil meningkatkan nilai investasi sangat signifikan. Di awal menjabat pada 2016, nilai investasi ke Gorontalo baru mencapai Rp5 miliar. Dengan beragam program untuk ungkit ekononomi rakyat, investasi tumbuh menjadi Rp1,8 triliun pada 2018. Tak hanya investasi, angka pengangguran dan kemiskinan turun. Angka Indeks Pembangunan Manusia meroket menjadi 65,61%. 

Infrastruktu & Pembangunan H Askolani Jasi, S.H., M.H. BUPATI BANYUASIN 

Sarana infrastruktur di Kabupaten Banyuasin yang belum kuat membuat Bupati Askolani Jasi resah sekaligus kerja cepat. Tak lama dilantik, Askolani langsung tancap gas. Mulai 2019 ini, 7 prioritas pembangunan dia tancapkan. Kini, melalui tagline Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, sejumlah jalan poros penghubung antardesa dan kecamatan telah mulus. Sarana kesehatan juga jadi prioritas. 2023 nanti, Askolani menargetkan seluruh puskesmas di Banyuasin sudah melayani rawat inap. 

Ekonomi & Investasi Drs. Taslim BUPATI MOROWALI 

Bupati Morowali Taslim membuktikan bahwa investasi di daerah masih menjanjikan. NIlai invetasi di Morowali dari tahun ke tahun terus naik.Tahun ini, total investasi mencapai Rp8,98 triliun. Angka yang sangat besar karena mencapai 51,21% dar total investasi di Provinsi Sulawesi Tengah. Sarana infrastruktur yang memadai, perizinan tak berbelit dan wilayah yang kondusif menjadikan investor baik asing atau dalam negeri tertarik menanamkan modalnya ke Morowali. 

Sosial & Budaya Hendrata Thes BUPATI KEP SULA 

Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes memberikan perhatian penuh pada bidang sosial dan budaya. Dalam kepemimpinannya, Hendrata menelurkan kreasi batik lokal sula yang mendunia. Dia juga banyak menggelar event-event yang berbasis kebudayaan seperti Fetival Maksaira. Pendekatan kebudayaan terbukti mempercepat program-program menyejahterakan rakyat. 

Lingkungan Hidup H. Darwis Moridu BUPATI BOALEMO 

Bupati Boalemo Darwis Moridu mampu mengangkat derajat bidang lingkungan dari hal terkecil menjadi bernilai tinggi. Lewat program Grebek Sampah misalnya, dia berupaya menjaga keindahan pantai Boalemo yang begitu mempesona terus lestari. Dengan pembangunan berbasis lingkungan hidup, Darwis juga membuat destinasi-destinasi baru seperti di Pantai Ratu Desa Tenilo. Kecamatan Tilamuta. Perekonoman daerah terangkat, rakyat makin sejahtera dan alam pun senantiasa terjaga. 

Lingkungan Hidup Iskandar Kamaru, S.Pt. BUPATI BOLAANG MONGONDOW SELATAN 

Pemkab Bolsel memiliki komitmen kuat dalam upaya konservasi spesies endemik seperti Maleo dan hewan-hewan langka di luar kawasan dengan konsep sustainable development. Bupati Bolsel Iskandar Kamaru juga membuat peraturan bupati tentang kawasan pengungsian satwa. Peraturan yang mendukung konservasi ini adalah satu-satunya di Indonesia dan jelas meneguhkan komitmen tinggi Iskandar Kamaru dalam menjaga alam.

Pelayanan Masyarakat Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H. BUPATI LOMBOK UTARA 

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar memiliki gaya kepemimpinan unik, yakni gemar melakukan turun langsung ke tengah masyarakat. Dari cara ini, bupati Najmul bisa mendapatkan data yang valid dan cepat merespons warga melalui sejumlah program unggulannya seperti PATEN, PEKAT, SABER DO. Tagline PIN, yakni Percepatan, Inovasi dan Niai Tambah juga membuat warga Lombok Utara akhirnya cepat bangkit dari musibah gempa yang melanda Agustus tahun lalu.

Sosial Budaya Hj Ratu Tatu Chasanah, S.E., M.Ak. BUPATI SERANG 

Komitmen Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam memajukan bidang pendidikan sangat tinggi. Setiap tahun, ratusan anak di Serang terselamatkan masa depannya karena mendapatkan beasiswa sekolah atau kuliah. Bupati Hj Ratu juga pemimpin daerah yang kuat memperjuangkan kearifan lokal, yakni dengan menggagas jurus silat Kaserangan. Jurus baru ini diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang.

Pelayanan Masyarakat H.M. Irsyad Yusuf, S.E., M.M.A. BUPATI PASURUAN 

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf tak henti membuat inovasi. Program andalan yang dibuat sejak 2016 yakni Sadari Kekerasan Perempuan dan Anak dengan Jemput Bola (Sakera Jempol) terbukti sangat efektif dan hemat anggaran. Jumlah kasus kekerasan anak dan perempuan menurun drastis,yakni hampir 50%. Penanganan kasus pun makin singkat dari 5 hari di 2015 menjadi cukup sehari pada 2018. Selain mendapat apresiasi pusat, Program Sakera Jempol ini juga banyak dicontoh negara lain.

Pelayanan Masyarakat Ir. H. Zahir, M.AP. BUPATI BATUBARA 

Tak lama dilantik, Bupati Batubara Zahir langsung membuat terobosan-terobosan dalam memaksimalkan pelayanan publik. Sistem teknologi informasi menjadi fokusnya. Optimalisasi sistem ini terbukti mampu meningkatkan layanan di bidang perekonomian, kesehatan, pendidikan, budaya, administrasi kependudukan, pengumpulan pajak bumi dan bangunan (PBB). Interkoneksi data dan informasi juga menciptakan transparansi daerah sesuai amanat UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tata Kelola Pemerintahan Ir. H. Agus Ambo Djiwa, M.P. BUPATI PASANGKAYU 

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa berkomitmen kuat membangun daerahnya agar bisa menjadi kabupaten yang mandiri. Untuk mencapainya, Bupati Agus mampu merangkul dan melibatkan berbagai pihak. Langkah Agus yang mengusung prinsip keterbukaan dan partisipatif membuat pengawasan pembangunan terbukti menjadi optimal. Pada triwulan kedua 2019, KPK pun menetapkan Pasangkayu pada menduduki urutan kedua kabupaten yang berhasil melakukan pencegahan korupsi.

Sosial dan Budaya I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos.,M.AP. BUPATI KARANGASEM 

Keragaman budaya dan seni rakyat yang tinggi di Kabupaten Karangasem menjadikan Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri bertekad keras agar potensi daerah ini tetap lestari. I Gusti Ayu juga hebat karena mampu mengelola potensi lokal ini menjadi sebuah nilai tambah baru lewat gelaran festival, destinasi wisata dan lain sebagainya. Ini makin meneguhkan citra Kabupaten Karangasem sebagai The Spirit of Bali.

Ekonomi dan Investasi Willem Wandik SE, M.Si. BUPATI PUNCAK PAPUA 

Dari wilayah penuh konflik dan terpencil, Kabupaten Puncak kini berubah menjadi sangat hidup. Kebijakan strategis Bupati Willem Wandik yang memberikan subsidi hasil bumi, subsidi angkutan udara, pembelian pesawat terbang, pendirian Pusat Grosir Ilaga, dan menurunkan harga barang kebutuhan pokok membuat ekonomi masyarakat bangkit dan tumbuh. Investasi melalui BUMD juga berhasil menurunkan harga-harga bahan pokok sampai 30% di bawah harga pasaran.

Pelayanan Masyarakat DR. JR Saragih, S.H., M.H. BUPATI SIMALUNGUN 

Bupati JR Saragih memiliki perhatian yang kuat terhadap layanan kesehatan bagi warganya. Untuk membentuk masyarakat yang sehat dan sejahtera, Bupati JR Saragih mendekatkan fasilitas layanan kesehatan, yakni puskesmas. Bupati melakukan pemekaran puskesmas di 32 kecamatan hingga menjadi 46 puskesmas saat ini dengan layanan penuh 24 jam. Pemkab juga menanggung jaminan kesehatan bagi 85.000 warganya. 

Wali Kota Inovatif 2019 Kategori: 

Sosial Budaya H Zul Elfian, S.H., M.Si. WALI KOTA SOLOK 

Di bawah kepemimpinan H Zul Elfian, Kota Solok makin menunjukkan sebagai Kota Beras Serambi Madinah. Di Kota ini, adat istiadat dan budaya Minangkabau tetap terbina kuat. Namun dalam penerapan budayanya senantiasa disesuaikan dengan prinsip Islam. Kota Solok pun sering menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan keagamaan. Seperti MTQ Nasional XXXVIII, Juni lalu. Bupati Zul Elfian membuktikan bahwa bidang keagamaan pun mampu menjadi basis pembangunan. 

Sosial Budaya Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si.MH WALI KOTA MEDAN 

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mampu menciptakan Medan sebagai kota ‘Rumah Kita bersama’. Di kota ini, berbagai penduduk dengan latar belakang yang beragam mampu hidup berdampingan dan rukun. Program-program wali kota juga kuat mendorong terciptanya kedamaian masyarakat. Tak salah Dzulmi menjadi tokoh yang memiliki peran besar dalam menciptakan kerukunan hidup beragama di Sumatera Utara. 

Sosial Budaya H. Oded Muhammad Danial, S.A.P. WALI KOTA BANDUNG 

Terobosan Wali Kota Bandung Oded M Danial mengusung Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan Sampah) sangat cemerlang. Kang Pisman memberikan inspirasi tentang program pengelolaan sampah sekaligus membentuk budaya baru agar masyarakat mengurangi produksi sampah. Kawasan Bebas Sampah di Bandung dinilai sangat efektif karena antara pemerintah, masyarakat, dan juga pengusaha bersinergi. Beberapa negara pun ingin menduplikasi Kang Pisman. 

Ekonomi & Investasi H. Marten Taha, S.E., M.Ec. Dev WALI KOTA GORONTALO 

Wali Kota Gorontalo Marten Taha memiliki cara cerdas untuk menyejahterakan rakyatnya. Melalui Kartu Sejahtera, membuat kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik, membuat ekonomi tumbuh, kemiskinan menurun dan ketimpangan mengecil. Kemampuan Wali Kota mengerahkan semua sumber dayanya dengan sinergis demi menyejahterakan rakyatnya juga diganjar penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat, yakni Parasamya Purna Karya Nugraha, Juli lalu. 

Ekonomi & Investasi H. Sutiaji WALI KOTA MALANG 

Program pertanian perkotaan (urban farming) yang digagas Pemerintah Kota Malang berhasil mewujudkan ketahanan pangan daerah. Tak hanya mampu menghijaukan lingkungan, program yang melibatkan PKK Kota Malang ini juga menjadi sarana pengendalian inflasi. Masyarakat Kota Malang di bawah kendali H Sutiaji pun kini menjadi lebih mandiri tak terpengaruh fluktuasi harga pangan. 

Pelayanan Masyarakat Ir. H. Ajay Muhammad Priatna, M.M. WALI KOTA CIMAHI 

Kota Cimahi berhasil mengatasi persoalan-persoalan kota dengan penguatan basis teknologi internet atau smart city. Melalui berbagai inovasi seperti smart goverment, smart living, smart environment, smart branding, dan smart ekonomi, masyarakat Kota Cimahi menjadi semakin dinamis dan sejahtera. Kini, berbagai pelayanan dasar masyarakat bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

KDI 2019 ini merupakan KDI yang ke enam dan melibatkan 27 kepala daerah yang telah dinilai berhasil menjalankan inovasi di daerahnya. Di antaranya yaitu 17 Bupati, enam Wali kota dan empat Gubernur. 

Seperti KDI sebelumnya, pada KDI 2019 ini ada enam kategori inovasi yang dilakukan para kepala daerah. Di antaranya Investasi dan ekonomi, sosial budaya, pelayanan masyarakat, infrastruktur dan pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan hidup. (Foto:AL/Sindo)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook