BBPOM bersama PMPU Gelar Focus Group Discussion Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Yudistira, 02 Juli 2019 10:04, Dibaca 406 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya bersama Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Badan POM RI gelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pasar Aman dari Bahan Berbahaya bertempat di meeting room hotel M. Bahalap Palangka Raya (2/7/2019).

Turut hadir Kepala (BBPOM) di Palangka Raya, Dra. Trikoranti Muskitawati, Apt, Perwakilan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Badan POM RI, Diah Handari, serta peserta diskusi yang terdiri dari perwakilan OPD terkait. Kegiatan juga menghadirkan narasumber berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kalteng.

(Baca Juga : Asisten II Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Membuka Bimtek Tentang Pengadaan Barang dan Jasa)


Hasil evaluasi program pasar aman dari bahan berbahaya tahun 2019 masih ditemukannya pangan yang tidak memenuhi syarat mengandung bahan berbahaya dengan presentasi yang cukup tinggi (4,8%) yang diperjual belikan di pasar-pasar secara umum di Provinsi Kalimantan Tengah.


Mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, menugaskan Badan POM beserta seluruh jajarannya di daerah melaksanakan tugas-tugas, antara lain pengendalian penyalahgunaan bahan berbahaya dalam pangan melalui pengawasan rutin terhadap sarana distribusi bahan berbahaya dan pelaku usaha pangan, sampling dan uji pangan, inisiasi pengawasan terpadu di pusat dan daerah serta pengawasan berbasis komunitas melalui program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya.

Badan POM RI menyelenggarakan Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, dengan strategi program yaitu pelatihan, pengawasan, advokasi, monitoring dan evaluasi, serta replikasi pasar. (yds/yds)

Yudistira

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook