Kemendagri gelar Video Conference Terkait Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 18 April 2019 12:41, Dibaca 457 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) gelar Video Conference dengan seluruh Provinsi di Indonesia tidak terkecuali Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng), dalam rangka penyelenggaraan pemilu serentak Tahun 2019, bertempat di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (18/4).

Kemendagri yang diwakili oleh tim monitoring pemilu serentak 2019, ditugaskan oleh Menteri Dalam Negeri untuk memantau dan menyerap informasi terkait dengan proses penyelenggaraan pemilu yang sudah berlangsung di beberapa daerah, tim monitoring meminta informasi berkaitan dengan hal-hal teknis penyelenggaraan pemilu di Prov. Kalteng.

(Baca Juga : Pembangunan Sektor Infrastruktur Jalan dan Jembatan Serta Sumber Daya Air, Merata diseluruh Wilayah Kalimantan Tengah)


"Secara umum kondisi relatif aman, tidak ada permasalahan yang terlalu signifikan, hanya permasalahan-permasalahan kecil, itu karena kita dibantu oleh pihak-pihak keamanan terkait", ujar Wakil Gubernur Kalteng Habib H. Said Ismail yang mewakili Pemprov. Kalteng dalam Video Conference.

Habib H. Said Ismail menyampaikan bahwa di Prov. Kalteng terdapat 1,7 juta lebih pemilih, pemilu diselenggarakan di 13 Kabupaten dan satu Kota, dengan jumlah 8.079 TPS.


"Pelaksanaan pemilu serentak ini lancar terkendali, dan juga hasil sementara real count pilpres dan data rekapitulasi di wilayah Prov. Kalteng dari jumlah DPT 1,7 juta, jumlah suara sah yang masuk 24,90%", lanjut orang nomer dua di Kalteng ini.

Habib H. Said Ismail menyampaikan bahwa antusiasme pemilu Tahun 2019 di Prov. Kalteng meningkat, terlihat dari pantauan lapangan yang dilakukan olehnya dibeberapa daerah. (ARP/Foto:ASEP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook