Fasilitasi Pelatihan Brain Gym Untuk Anak Autis

Kontribusi dari Iin Carolina, 05 April 2019 21:33, Dibaca 761 kali.


MMCKalteng, Palangka Raya - Lemahnya interaksi sosial, kurangnya kemampuan berbahasa, serta sulitnya dalam berkomunikasi, itu yang menyebabkan anak-anak autisme sulit berinteraksi dengan orang disekitarnya sebab kebanyakan anak-anak yang mengidap autisme memiliki masalah dalam berkomunikasi, sulit memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh orang-orang sekitarnya, sulit mengungkapkan apa yang dirasakan olehnya baik dari segi pendengaran, sentuhan, indra penciuman, dan penglihatan.

Pada peringatan Hari Peduli Autis Sedunia Tahun 2019 Tingkat Kota Palangka Raya di Pusat Layanan Autis Kota Palangka Raya, Jalan Dulin Kandang Palangka Raya, Jumat (5/4/2019) hadir kurang lebih 50 anak beserta orangtua yang turut serta mendampingi buah hati mereka dalam kegiatan tersebut.

(Baca Juga : Yonif Raider 631 Antang Peduli Karhutla Bagi Warga Terkena Dampak Kabut Asap)

Prima, Ketua Layanan Autis saat ditemui kru media center mengatakan bahwa pusat layanan autis memiliki sumber daya manusia yang luar biasa dengan pendidikan pelatihan di Universitas Indonesia dan layanan autis juga memiliki psikolog yang yang telah mengikuti pelatihan Brain Gym untuk fasilitasi anak autis.

Dilanjut prima, bahwa Brain Gym dapat membentuk anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk bisa konsentrasi dan bisa mengalami keseimbangan dalam proses otak untuk memahami suatu informasi yang sulit dilakukan oleh ABK, dan Brain gym ini akan jadi layanan tambahan dengan sarana dan prasarana yang sudah cukup memenuhi standar minimal yang diharapkan, tutupnya. (MC Isen Mulang/iin).

Iin Carolina

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook