Raker Bidang Kesehatan Tahun 2019 Resmi Dibuka

Kontribusi dari Ari Purna Prahara, 25 Maret 2019 21:49, Dibaca 973 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Kesehatan gelar Rapat Kerja (Raker) Bidang Kesehatan Prov. Kalteng Tahun 2019 dengan tema "Kolaborasi pusat dan daerah dalam penguatan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta", bertempat di Ballroom Luwansa Hotel, Senin malam (25/3).

Turut hadir Gubernur Kalteng yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dr. Endang Kusriatun., MM sekaligus membuka secara simbolis Raker Bidang Kesehatan Tahun 2019, Menteri Kesehatan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr. Suyuti Syamsul., MPPM, Forkopimda lingkup Prov. Kalteng, Kepala OPD dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kalteng, Direktur RUmah Sakit Kabupaten/Kota se-Kalteng serta para tamu undangan.

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Salurkan 35 Ekor Hewan kurban di Kab. Kapuas)


Gubernur yang diwakili oleh dr. Endang Kusriatun., MM menyampaikan, masalah dan tantangan pada bidang kesehatan selalu berkembang menyesuaikan dengan tuntutan pemenuhan hak atas setiap warga negara dan khususnya masyarakat Kalteng untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan dapat terjangkau, baik di perkotaan maupun sampai di pedalaman.

Raker bidang kesehatan ini dilaksanakan setiap tahun untuk merumuskan program prioritas sesuai dengan pokok permasalahan yang terjadi. Sebagai bentuk kolaborasi dan sinergisme, Pemprov. Kalteng dalam upaya penguatan pelayanan kesehatan tingkat dasar (Puskesmas) telah melakukan berbagai program dan kegiatan antara lain pemenuhan ketenagaan di Puskesmas dengan mengadakan penugasan khusus dokter umum dan bidan pada puskesmas yang tidak memiliki jenis tenaga tersebut, lanjutnya.

Upaya peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjutan ditempuh Pemprov. Kalteng melalui pembangunan Rumah Sakit Kelas A dengan menggunakan pola kerjasama Pemeruntah dan Badan Usaha (KPBU), langkah ini diambil sebagai upaya memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat Kalteng serta diharapkan dapat menjadi pusat rujukan regional wilayah Kalimantan, ujarnya.


Selain upaya pemenuhan tenaga kesehatan dan peningkatan fasilitas kesehatan, sebagai langkah percepatan cakupan kesehatan semesta (UHC), Pemprov Kalteng melalui program Kartu Kalteng Berkah (KKB) yang berintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menyediakan anggaran sebesar 25 Milyar untuk premi jaminan kesehatan masyarakat Kalteng. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk 90.225 jiwa masyarakat kurang mampu dan diharapkan pada tahun 2019 ini telah terpenuhi 85% sesuai amanat Presiden Republik Indonesia, ucapnya. (ARP/Foto:EAP)

Ari Purna Prahara

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook