Kedatangan Menteri Kehutanan, Bupati-Wabup Seruyan Dampingi Gubernur Kalteng Percepat Evakuasi MI-17

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 06 November 2026 22:37, Dibaca 72 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, bersama Wakil Bupati Seruyan Supian, mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah dalam menyambut kedatangan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni di Bandara Udara Kuala Pembuang, Jumat (6/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi penanganan kecelakaan helikopter MI-17 yang terlibat dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Kedatangan Menteri Kehutanan juga menjadi momentum untuk memastikan proses evakuasi terhadap para korban dapat dilakukan secara optimal. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian.

(Baca Juga : Pemkab Barito Utara Terima Kunjungan Kerja dari DPRD Provinsi Kalteng)

Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri Kehutanan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menyebut para korban merupakan petugas yang tengah menjalankan tugas dalam upaya penanggulangan karhutla di kawasan konservasi.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan helikopter MI-17. Mereka adalah para patriot bangsa yang sedang menjalankan tugas untuk memadamkan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting,” ujarnya.

Menteri Kehutanan juga menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kecelakaan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia. Presiden turut menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan arahan agar seluruh proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Proses evakuasi saat ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, serta instansi dan pihak terkait lainnya. Personel penyelam juga terus diperkuat untuk membantu pencarian dan evakuasi terhadap korban yang masih berada di lokasi kecelakaan.


Kendala di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan, khususnya kondisi air yang keruh dan berlumpur serta gelombang yang cukup besar. Sejumlah peralatan pendukung turut disiapkan, mulai dari kapal penarik atau tugboat, helikopter hingga crane untuk membantu proses pengangkatan badan helikopter.

“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin. Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar dan korban yang masih belum ditemukan dapat segera dievakuasi,” kata Menteri Kehutanan.

Selain penanganan kecelakaan, pertemuan tersebut turut membahas perkembangan penanggulangan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Berdasarkan laporan yang diterima, masih terdapat titik api di wilayah Sungai Perlu yang memiliki kondisi geografis dan akses menuju lokasi yang cukup sulit.

Pemerintah terus mengoptimalkan upaya pemadaman melalui operasi udara dengan mengerahkan tiga unit helikopter water bombing yang masih tersedia. Pelaksanaan pemadaman disesuaikan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang guna memastikan operasi berjalan efektif dan aman.

Di sisi lain, kondisi kawasan zona inti Taman Nasional Tanjung Puting dilaporkan menunjukkan perkembangan positif. Hujan yang turun di sejumlah wilayah turut membantu proses pemadaman, sementara patroli dan penanganan di lapangan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh tim gabungan.

Menteri Kehutanan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja dalam penanganan musibah dan karhutla, termasuk TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan serta masyarakat adat. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Seruyan bersama Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan proses evakuasi berjalan optimal sekaligus memperkuat penanganan karhutla demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (MCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter