Pemprov Kalteng Ajak Generasi Muda Perkuat Produk Lokal, Satu Klik Jadi Penggerak Kemandirian Ekonomi Bangsa

Kontribusi dari Widia Natalia, 06 November 2026 20:21, Dibaca 68 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa melalui penggunaan dan pengembangan produk lokal. Dukungan terhadap produk buatan Indonesia dinilai menjadi langkah nyata dalam memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional di era digital.

Pesan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah pada kegiatan Sosialisasi Bangga Buatan Indonesia (BBI) Tahun 2026 di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026).

(Baca Juga : Asisten Ekbang Leonard S. Ampung : Bintang Radio Terpilih Diharapkan Bisa Mengharumkan Nama Kalteng di Kancah Nasional )

Mengusung tema “Generasi Muda Berdaya, Bangga Produk Indonesia: Satu Klik untuk Kemandirian Ekonomi Bangsa”, kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membangun ekosistem ekonomi nasional melalui pemanfaatan teknologi digital.


Dalam sambutan Sekda yang dibacakan Anang Dirjo, ditegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata kepada generasi muda untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi Indonesia. “Melalui satu klik di ponsel pintar, kita memiliki kekuatan besar untuk menentukan arah ekonomi bangsa. Ketika kita memilih, membeli, dan menggunakan produk lokal buatan anak bangsa, saat itulah kita sedang berinvestasi pada masa depan Indonesia,” tutur Anang Dirjo.

Menurutnya, setiap transaksi terhadap produk lokal memiliki dampak ekonomi yang luas. Selain mendukung keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembelian produk dalam negeri juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai pasok nasional. Di tengah pesatnya perkembangan pasar digital dan ekonomi kreatif, generasi muda dinilai memiliki posisi strategis karena mampu beradaptasi dengan teknologi serta mengikuti perubahan pola konsumsi masyarakat.

“Kemandirian ekonomi bangsa tidak akan tercapai jika kita hanya menjadi penonton di pasar negara sendiri. Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Memilih produk Indonesia bukan lagi sekadar formalitas, melainkan bentuk nasionalisme baru di era modern,” tegasnya.


Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan media sosial dan perangkat digital sebagai sarana promosi produk lokal. Dengan memperluas jangkauan pemasaran, produk-produk Indonesia diharapkan semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui sosialisasi BBI Tahun 2026, para peserta yang merupakan mahasiswa serta Pelajar SMA sederajat di Kota Palangka Raya diharapkan memperoleh pengetahuan dan wawasan yang dapat diterapkan dalam mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia, sekaligus menumbuhkan pola pikir yang lebih produktif, kreatif, dan berorientasi pada kemandirian ekonomi.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Norhani, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah Primandanu Febryan Aziz. (WDY/Foto:Iksn)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter