Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 03 November 2026 08:09, Dibaca 62 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Seruyan, Welduline Ahmad Selanorwanda, melantik Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Seruyan sekaligus mengukuhkan Tim Pembina Posyandu, Ayah Bunda Generasi Berencana (Genre), dan Ayah Bunda Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan workshop Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) tersebut bertujuan memperkuat sinergi pemberdayaan keluarga, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Seruyan.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Seruyan menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada seluruh pengurus harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap pelantikan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal penguatan komitmen dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.
(Baca Juga : Kembangkan Potensi Wisata Sejarah)
"Amanah ini harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen, sehingga program yang dilaksanakan benar-benar menyentuh serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menyampaikan terdapat empat hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh pengurus. Pertama, Ketua TP-PKK Kecamatan harus menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong perlindungan perempuan dan anak.
"Saya berharap TP-PKK Kecamatan dapat lebih aktif menggerakkan 10 Program Pokok PKK dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkapnya.
Kedua, Tim Pembina Posyandu Kecamatan diharapkan mampu memastikan Posyandu berjalan aktif dan berkualitas dengan memperkuat pelayanan kepada masyarakat berdasarkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai transformasi Posyandu. Ia menekankan bahwa Posyandu harus menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mampu memberikan manfaat secara optimal.
"Posyandu harus terus kita dorong agar aktif dan berkualitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai enam SPM," tegasnya.
Ketiga, Ayah Bunda Genre diharapkan berperan sebagai pendamping dan motivator bagi generasi muda, khususnya dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi, mencegah perkawinan usia anak, serta membentuk remaja yang sehat dan berkarakter. Menurutnya, pendampingan generasi muda sangat penting agar mereka mampu mempersiapkan masa depan secara terencana.
"Generasi muda harus kita dampingi dan berikan pemahaman yang benar agar mereka mampu menjaga diri serta merencanakan masa depan dengan baik," tuturnya.
Keempat, Ayah Bunda Genting diharapkan dapat menggerakkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting serta keterlibatan orang tua asuh. Ia mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam memastikan keluarga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pendampingan.
"Penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya workshop Gerakan Ayah Teladan Indonesia dan Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap tiga permasalahan utama, yakni seksualitas, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan NAPZA. Ia menilai edukasi dan pendampingan yang tepat diperlukan agar remaja dapat memahami berbagai risiko dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
"Melalui edukasi yang tepat, kita berharap para remaja memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga diri dan menghindari berbagai perilaku berisiko," tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua TP-PKK Kabupaten Seruyan menjelaskan bahwa pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan baru dapat dilaksanakan pada November 2026 setelah penempatan para camat di masing-masing wilayah dinilai definitif dan siap menjalankan tugas koordinasi. Dengan telah dilantiknya seluruh Ketua TP-PKK di 10 kecamatan, ia berharap pelaksanaan program PKK dapat semakin aktif dan terarah.
"Sekarang seluruh kecamatan telah memiliki Ketua TP-PKK, sehingga saya berharap koordinasi dan pelaksanaan program di masing-masing wilayah dapat berjalan lebih optimal," katanya.
Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dengan TP-PKK Kabupaten Seruyan. Hal tersebut sejalan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara TP-PKK dan sejumlah perangkat daerah dalam mendukung program pemberdayaan keluarga serta pelayanan enam SPM Posyandu.
"Saya mengharapkan dukungan seluruh kepala perangkat daerah agar program TP-PKK dapat berjalan beriringan dengan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah," ungkapnya.
Menurutnya, berbagai program pembangunan perangkat daerah harus terintegrasi dengan kegiatan TP-PKK dan Posyandu di setiap kecamatan. Program tersebut meliputi bantuan rumah layak huni, pembangunan sanitasi, penyediaan air bersih, sumur bor, hingga pembangunan embung. Seluruh kegiatan diharapkan dapat terdata dan dilaporkan berdasarkan wilayah pelaksanaannya agar pelaksanaan program lebih terkoordinasi.
"Jangan sampai perangkat daerah berjalan ke selatan, sementara PKK berjalan ke barat dan yang lainnya ke utara. Melalui koordinasi dan sinergi ini, seluruh program harus berjalan searah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan akan dilaksanakan koordinasi dan rapat bersama para camat serta kepala perangkat daerah untuk menyelaraskan berbagai program dan kegiatan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi, menyatukan arah kebijakan, serta memastikan program pemberdayaan keluarga dan pelayanan masyarakat berjalan secara terpadu.
"Kita akan duduk bersama untuk membangun koordinasi yang lebih baik, sehingga setiap program dapat saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Melalui pelantikan dan pengukuhan tersebut, diharapkan seluruh pengurus TP-PKK Kecamatan, Tim Pembina Posyandu, Ayah Bunda Genre, dan Ayah Bunda Genting dapat menjalankan tugas serta perannya secara aktif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, Posyandu, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta mewujudkan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seruyan. (MCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.