Sekilas Info
Kontribusi dari Kominfo Pulang Pisau, 06 Oktober 2026 16:19, Dibaca 418 kali.
MMCKalteng - Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i, menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Posko Induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan penanganan karhutla sekaligus memastikan langkah-langkah yang dilakukan tim gabungan di lapangan berjalan secara optimal.
(Baca Juga : Kapuas Kembali Pecahkan Rekor MURI)
Di Posko Induk, Bupati menerima laporan mengenai perkembangan situasi karhutla, hasil pemantauan titik panas, lokasi kejadian, kesiapan personel, serta upaya penanganan yang telah dilaksanakan.
Bupati meminta jajaran terkait untuk tidak mengurangi kewaspadaan dan terus melakukan pemantauan secara berkala. Setiap indikasi munculnya titik api maupun asap harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan koordinasi semua pihak. Saya meminta seluruh personel tetap siaga, melakukan pemantauan secara berkala, dan bergerak cepat apabila ditemukan titik api,” ujar Bupati.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, perangkat daerah, relawan hingga masyarakat.
Karena itu, koordinasi antarpihak harus terus diperkuat, terutama dalam pertukaran informasi mengenai kondisi di lapangan. Dengan komunikasi yang cepat, setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani.
Selain melakukan pemantauan di Posko Induk BPBD, Bupati juga melihat secara langsung aktivitas pemantauan karhutla di lapangan. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus mendorong langkah-langkah pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayahnya dari ancaman karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran. (MC. Pulang Pisau/Jemy/Barsel)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.