Bupati Seruyan Dorong Optimalisasi Lahan Sawah di Musim Kemarau

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 16 September 2026 16:02, Dibaca 237 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, meninjau langsung pemanfaatan lahan persawahan yang dikembangkan masyarakat untuk budidaya tanaman hortikultura berupa semangka dan mentimun, Rabu (16/9/2026) bertempat di Lahan Pertanian Beriut Kuala Pembuang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat potensi lahan pertanian agar tetap menghasilkan pada saat memasuki masa jeda tanam padi.

Peninjauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus melihat peluang diversifikasi komoditas pertanian di Kabupaten Seruyan. Pemanfaatan lahan sawah di luar musim tanam padi dinilai dapat menjadi alternatif untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat.

(Baca Juga : Pemkab Gumas Terima Kunker Anggota DPRD Kabupaten Lamandau)

Bupati mengapresiasi kreativitas dan inisiatif petani yang mampu memanfaatkan kondisi musim kemarau dengan menanam komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Menurutnya, pola tersebut dapat dikembangkan lebih luas dengan menyesuaikan jenis tanaman terhadap kondisi lahan dan kebutuhan pasar.

“Lahan yang biasanya digunakan untuk menanam padi ternyata masih dapat dimanfaatkan secara produktif ketika memasuki musim kemarau. Tanaman semangka yang kita lihat hari ini hasilnya cukup menggembirakan dan memiliki prospek untuk dikembangkan,” ujar Bupati.


Ia menilai keberhasilan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, khususnya perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian. Pengembangan hortikultura pada masa setelah atau sebelum musim tanam padi diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi petani.

“Ini dapat menjadi salah satu contoh yang bisa dipertimbangkan dalam penyusunan program pemerintah daerah. Petani juga dapat melihat bahwa lahan pada musim kemarau tidak harus dibiarkan kosong. Tidak hanya semangka, tetapi tanaman lain yang sesuai dengan kondisi lahan juga dapat dikembangkan,” jelasnya.

Bupati selanjutnya meminta Dinas Pertanian untuk memperkuat pendampingan kepada masyarakat, mulai dari pemetaan potensi lahan, pemilihan komoditas, penyediaan bibit dan pupuk, hingga pendampingan teknis oleh tenaga penyuluh. Dukungan terhadap infrastruktur pertanian juga dinilai penting agar pengembangan komoditas hortikultura dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Rukamto selaku salah seorang petani sekaligus ketua kelompok tani setempat mengatakan bahwa diversifikasi tanaman menjadi salah satu upaya agar petani tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas. Menurutnya, masa jeda tanam padi dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang memiliki umur panen relatif singkat.


“Petani tidak harus bergantung pada satu komoditas saja. Ketika memasuki masa jeda tanam padi, lahan sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Semangka masa tanamnya sekitar 60 hari, sedangkan mentimun bahkan sudah dapat mulai dipanen sekitar 28 hari,” ungkap Rukamto.

Ia berharap pengembangan hortikultura dapat semakin diperluas sehingga hasil produksi petani Seruyan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lokal dan membuka peluang pemasaran ke daerah sekitar. Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, dari penyediaan kebutuhan petani, infrastruktur irigasi primer hingga tersier, pemilihan komoditas, pendampingan, serta optimalisasi lahan pada masa jeda tanam.

“Saya memerlukan jajaran Dinas Pertanian yang tanggap dan proaktif. Kebutuhan petani harus benar-benar diperhatikan agar program yang dibuat sesuai dengan kondisi di lapangan. Mudah-mudahan sektor pertanian kita ke depan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook
Twitter