Sekilas Info
Kontribusi dari Kominfo Pulang Pisau, 27 Agustus 2026 16:11, Dibaca 264 kali.
MMCKalteng - Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mendorong pengembangan potensi Desa Pamarunan, Kecamatan Kahayan Tengah, agar dapat dikelola secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Potensi Desa Pamarunan di Aula Desa Pamarunan, Kamis (27/8/2026).
Wakil Bupati menyampaikan, Kabupaten Pulang Pisau memiliki wilayah yang luas serta sumber daya alam yang beragam sebagai modal pembangunan. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, sumber daya manusia, ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, kelembagaan, hingga berbagai potensi lokal lainnya.
(Baca Juga : Pj Bupati Barsel Buka Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan)
Namun, menurutnya, potensi yang besar tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak dikelola melalui perencanaan yang baik. Karena itu, desa harus mampu mengenali kekuatan yang dimiliki, memahami berbagai permasalahan yang dihadapi, serta menentukan arah pengembangan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Ia menegaskan, Kajian Potensi Desa Pamarunan memiliki arti strategis karena diharapkan dapat menjadi instrumen perencanaan dan dasar pengambilan kebijakan, baik bagi pemerintah desa, pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
“Melalui kajian ini diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi yang konkret, realistis, dan dapat ditindaklanjuti dalam menentukan program pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pengembangan ekonomi, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan, kelestarian lingkungan, dan budaya lokal. Penguatan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sarana transportasi, jaringan komunikasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam membuka akses dan meningkatkan produktivitas masyarakat.
Oleh karena itu, pengembangan potensi desa harus dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan keterkaitan antara sumber daya alam, sumber daya manusia, ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, kelembagaan, dan lingkungan.
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Pulang Pisau, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Pulang Pisau (Bersatu Jaya), Berkeadilan, Maju, dan Berkelanjutan.”
Wakil Bupati menyampaikan, visi tersebut harus diterjemahkan hingga ke tingkat desa, termasuk Desa Pamarunan. Pembangunan harus tetap berpijak pada identitas dan kearifan lokal, memberikan manfaat secara adil kepada masyarakat, mendorong inovasi dan kemajuan, serta mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan FGD sebagai ruang partisipasi masyarakat untuk menggali berbagai potensi dan permasalahan yang ada di Desa Pamarunan. Para peserta diharapkan dapat menyampaikan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, gagasan, serta harapan terhadap masa depan desa.
Menurutnya, potensi desa tidak hanya berupa sumber daya yang terlihat secara fisik, tetapi juga mencakup pengetahuan masyarakat, budaya, jaringan sosial, pengalaman, dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan penting dalam pembangunan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap terbangun kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, generasi muda, dan seluruh masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, serta perencanaan yang baik, potensi Desa Pamarunan diharapkan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kabupaten Pulang Pisau yang berbudaya, berkeadilan, maju, dan berkelanjutan. (Diskominfostandi Pulang Pisau/Faisal/Barsel)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.