Sekilas Info
Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 22 Mei 2026 18:31, Dibaca 84 kali.
MMCKalteng - Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dalam pertandingan olahraga tradisional sepak sawut yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026. Kegiatan yang digelar mulai tanggal 17 hingga 23 Mei 2026 ini adalah bagian dari upaya pelestarian budaya daerah dan penguatan kebersamaan antar perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Rangkaian kegiatan pertandingan Sepak Sawut yang diikuti oleh sebelas OPD se-Pemprov Kalteng dimulai pukul 18.00 WIB di Halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Kalteng, Jl. Tjilik Riwut km 5, Palangka Raya ( Kamis, 21/5/2026)
Partisipasi Dinas TPHP Provinsi Kalteng dalam cabang olahraga tradisional sepak sawut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal khas Dayak yang telah menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah. Sepak Sawut adalah permainan tradisional yang mirip sepak bola, namun menggunakan bola api dari kelapa kering yang dibakar. Dahulu, permainan ini menjadi bagian dari ritual adat masyarakat Dayak untuk mengusir roh jahat, dan kini berkembang menjadi atraksi budaya yang menarik serta kompetisi yang dinanti dalam berbagai festival daerah. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas antar peserta.
(Baca Juga : Tetapkan Harga TBS Periode II Bulan November 2024, Disbun Komitmen Perkuat Sektor Perkebunan Sawit Kalteng)
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Festival Budaya Isen Mulang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan perayaan budaya daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa cinta terhadap warisan budaya lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Festival Budaya Isen Mulang juga menjadi wadah strategis dalam mempromosikan kekayaan seni, budaya, dan olahraga tradisional daerah kepada masyarakat luas, “tutur Rendy Lesmana.
Tim lomba sepak sawut Dinas TPHP Prov Kalteng yang beranggota 6 orang pemain utama dan 3 orang pemaain cadangan tampil dengan mengenakan kaos seragam berwarna biru muda disertai pengaman area kaki yang diolesi dengan pasta gigi. Tim Dinas TPHP sangat antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung meriah dan disaksikan masyarakat.. Meskipun perjuangan tim hanya sampai di penyisihan kedua, namun semangat perjuangan dan kekompakan tim menggiring bola api ke gawang lawan sangat solid. Suasana pertandingan semakin semarak dengan dukungan para suporter yang memberikan semangat kepada tim perwakilan OPD masing-masing. Dalam babak penyisihan pertama, tim Dinas TPHP berhasil mengalahkan tim Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Namun pada penyisihan kedua, tim Dinas TPHP harus mengakui kemenangan tim Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Meskipun belum berhasil meraih kemenangan, seluruh pemain telah menunjukkan performa terbaik, semangat juang tinggi, serta kekompakan tim selama bertanding. Kebersamaan dan sportivitas yang terbangun di lapangan menjadi nilai penting yang lebih utama dalam mengikuti olahraga tradisional sepak sawut. Mari turut menjaga dan melestarikan olahraga tradisional Sepak Sawut ini agar tetap menjadi budaya khas daerah Kalimantan Tengah, “ujar Goalter Zoko, salah satu pendamping lapangan tim Dinas TPHP. (by. Ita-TPHP) /Edt : Ek