Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 28 April 2026 18:38, Dibaca 181 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pembinaan Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan di Aula Dinas Perikanan Seruyan, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, nelayan, serta peserta pelatihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Seruyan. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait pentingnya sertifikasi kelayakan pengolahan, sekaligus mendorong penerapan standar higienis dan sanitasi dalam setiap tahapan produksi.
(Baca Juga : Wakil Rakyat Dari Tapin Pelajari Pendidikan dan Infrastruktur di Kota Palangka Raya)
Dalam sambutannya, Bahrun Abbas menekankan bahwa Kabupaten Seruyan memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar, baik dari sektor laut maupun perairan sungai. Namun demikian, potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam hal pengolahan hasil perikanan yang dapat meningkatkan nilai tambah produk.
“Potensi perikanan kita sangat besar, baik dari laut maupun sungai. Namun, jika tidak diimbangi dengan pengolahan yang baik, maka nilai ekonominya belum maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui sertifikasi SKP, produk perikanan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki kualitas lebih baik, aman untuk dikonsumsi, serta memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
“Dengan adanya sertifikasi SKP, kita ingin memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu, higienis, dan layak edar. Ini penting agar produk kita bisa bersaing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional bahkan nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan. Menurutnya, selain SKP, terdapat berbagai sertifikasi lain yang juga perlu diperhatikan oleh pelaku usaha, seperti PIRT dan sertifikasi halal.
“Kami mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya berhenti pada satu sertifikasi, tetapi juga melengkapi dengan izin dan sertifikasi lainnya seperti PIRT dan halal, agar produk yang dihasilkan semakin dipercaya oleh konsumen,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap para pelaku usaha dapat semakin memahami pentingnya standar pengolahan yang baik serta mampu memanfaatkan berbagai fasilitas pembinaan yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Harapan kami, melalui pembinaan ini, kualitas produk perikanan di Seruyan semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan nelayan serta pelaku usaha,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penguatan sektor perikanan sebagai salah satu upaya strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Seruyan. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.