Inflasi Maret 0,54 Persen, BPS Kalteng Ungkap Kondisi Ekonomi Terkini

Kontribusi dari Ika Alqinaya, 01 April 2026 15:30, Dibaca 71 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah merilis Berita Resmi Statistik (BRS) edisi 1 April 2026 di Ruang Vicon BPS Kalteng, yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, Rabu (1/4/2026).

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti memaparkan lima BRS perkembangan inflasi, nilai tukar petani (NTP), perdagangan luar negeri, pariwisata, dan transportasi terkini.

(Baca Juga : Sekda Pimpin Kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Gubernur Tentang Ketentuan Khusus Perjalanan Orang Masuk Wilayah Provinsi Kalteng)

Pada Maret 2026, Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 0,54 persen secara bulanan (month-to-month). Secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat sebesar 3,86 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 1,39 persen. Inflasi terutama dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil terbesar.

Sejumlah komoditas utama yang mendorong inflasi antara lain beras, cabai rawit, ikan nila, dan bensin. Sementara itu, komoditas seperti daging ayam ras dan emas perhiasan turut menahan laju inflasi. Meningkatnya permintaan saat Idulfitri, kenaikan harga beras akibat belum memasuki masa panen, serta penyesuaian harga BBM non-subsidi turut memengaruhi pergerakan harga.

Dari sisi kesejahteraan petani, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Maret 2026 tercatat sebesar 137,75 atau naik 1,04 persen dibanding Februari 2026. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan daya beli petani, terutama pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat.


Pada sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Kalimantan Tengah selama Januari–Februari 2026 mencapai 558,03 juta dolar AS, yang didominasi sektor pertambangan, khususnya batu bara. Negara tujuan utama ekspor meliputi Jepang, India, dan Korea Selatan. Sementara itu, impor tercatat relatif kecil dengan komoditas utama berupa mesin/peralatan mekanik dan bahan bakar mineral. Neraca perdagangan masih mencatat surplus sebesar 4,72 juta dolar AS.

Di sektor pariwisata, jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 tercatat sebanyak 842.414 perjalanan untuk asal Kalimantan Tengah dan 867.864 perjalanan menuju Kalimantan Tengah. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mencapai 38,95 persen, sedangkan hotel nonbintang sebesar 20,68 persen. Jumlah tamu hotel bintang tercatat sebanyak 34.713 orang dengan dominasi wisatawan domestik.

Sementara itu, pada sektor transportasi, jumlah penumpang angkutan udara pada Februari 2026 tercatat sebanyak 100.495 orang, dengan frekuensi penerbangan mencapai 1.146 penerbangan. Untuk angkutan laut, jumlah penumpang mencapai 24.166 orang dengan 856 kunjungan kapal. Secara umum, terjadi fluktuasi baik pada jumlah penumpang maupun volume barang dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, kondisi ekonomi Kalimantan Tengah pada awal 2026 menunjukkan stabilitas yang cukup terjaga. Hal ini ditandai dengan inflasi yang terkendali, peningkatan kesejahteraan petani, serta tetap terjaganya surplus neraca perdagangan meskipun terdapat dinamika pada sektor pariwisata dan transportasi. (IAQ/Foto: EJ)

Ika Alqinaya

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook