Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kobar, 09 Maret 2026 14:37, Dibaca 219 kali.
MMCKalteng – Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, menghadiri kegiatan panen melon yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Baru Mandiri Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan sektor pertanian sekaligus mendorong peningkatan produktivitas komoditas hortikultura di Kabupaten Kobar. Dalam kesempatan itu, Bupati Hj. Nurhidayah meninjau langsung area pertanian serta melihat proses budidaya tanaman melon yang dikelola oleh kelompok tani setempat.
(Baca Juga : Rapat Koordinasi FKUB, Bupati Seruyan Ikrar Bersama Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025)
Hj. Nurhidayah bersama pengelola dan para petani juga melaksanakan panen melon secara simbolis sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pertanian berbasis masyarakat. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan kualitas dan hasil produksi pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras para petani serta pengelola P4S Karya Baru Mandiri yang telah mengembangkan budidaya melon sebagai salah satu komoditas unggulan hortikultura di wilayah Kecamatan Kumai.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan pertanian yang inovatif dan berkelanjutan, termasuk melalui kegiatan pelatihan dan pemberdayaan petani.
“Kami sangat mengapresiasi upaya para petani dan pengelola P4S yang terus berinovasi dalam mengembangkan pertanian hortikultura, pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan sektor pertanian agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan panen melon bersama ini juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi petani dalam mengelola pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Selain itu, keberadaan P4S diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan serta pengembangan pertanian yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. (prokom_rib)/Edt:UL