Belajar dari Banyuwangi, Pemkab Seruyan Pacu Pariwisata dan Layanan Digital

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 10 Februari 2026 23:35, Dibaca 1,569 kali.


MMCKalteng – Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melakukan kaji tiru ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pengembangan sektor pariwisata, serta percepatan digitalisasi pelayanan publik, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Minak Jinggo, Kantor Sekda Banyuwangi dan dihadiri oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Tim Satgas Pengendalian Pembangunan Daerah Kajian Strategis dan Investigasi Khusus (PPDKSIK), para kepala perangkat daerah, serta Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Seruyan. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

(Baca Juga : Gali Potensi PAD, Bapenda Kobar Lakukan Pendataan 19 Objek Pajak di Kecamatan Kotawaringin Lama)

Banyuwangi dipilih karena dinilai berhasil menghadirkan inovasi pemerintahan modern dan berkelanjutan, termasuk meraih predikat AA dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), yang menjadikannya kabupaten pertama di Indonesia dengan capaian tersebut.

Dalam kaji tiru tersebut, Pemkab Seruyan mempelajari berbagai sektor strategis yang menjadi kekuatan Banyuwangi, mulai dari manajemen birokrasi dan kinerja pemerintahan, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga pengembangan pariwisata dan inovasi layanan publik berbasis digital yang telah berjalan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa kaji tiru ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menyerap praktik terbaik (best practices) dari daerah yang telah terbukti berhasil. Menurutnya, Banyuwangi menjadi contoh bagaimana inovasi dan digitalisasi mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah.

“Kami datang ke Banyuwangi untuk belajar. Banyak hal yang bisa kami adopsi, terutama terkait digitalisasi pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, manajemen birokrasi, serta strategi promosi daerah agar lebih dikenal dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Ahmad Selanorwanda.


Ia menegaskan bahwa kegiatan kaji tiru ini tidak dimaknai sekadar sebagai studi banding, melainkan akan ditindaklanjuti dengan langkah nyata di Kabupaten Seruyan. Setiap perangkat daerah yang terlibat diharapkan mampu menyesuaikan dan mengimplementasikan inovasi yang relevan dengan kondisi serta karakteristik daerah.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada kunjungan saja. Ke depan akan ada tindak lanjut berupa kerja sama konkret dan transfer pengetahuan antardaerah, sehingga inovasi yang telah terbukti di Banyuwangi bisa diadaptasi di Seruyan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyambut baik kunjungan Pemkab Seruyan dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai daerah tujuan kaji tiru. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memberikan manfaat timbal balik dan membuka peluang kolaborasi antarpemerintah daerah.

“Banyuwangi memiliki kekuatan di sektor pariwisata dan digitalisasi pelayanan publik, sementara Seruyan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Potensi ini sangat memungkinkan untuk saling melengkapi dan dikembangkan bersama,” ungkap Ipuk.

Menurut Ipuk, keberhasilan Banyuwangi dalam membangun sektor pariwisata dan digitalisasi tidak terlepas dari konsistensi kebijakan, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga mengungkapkan ketertarikan untuk mempelajari pengelolaan sektor perkebunan di Kabupaten Seruyan yang memiliki wilayah sangat luas.

“Ke depan, kami justru ingin belajar dari Seruyan, khususnya dalam pengelolaan perkebunan yang lahannya sangat luas. Jika dikelola dengan baik, sektor ini tentu dapat menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.

Melalui kegiatan kaji tiru ini, Pemkab Seruyan berharap dapat mempercepat transformasi birokrasi dan pelayanan publik, sekaligus mendorong pengembangan potensi daerah secara optimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook