Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 06 Januari 2026 16:03, Dibaca 702 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Koordinasi Pengumpulan Data dan Paparan Capaian Pelaksanaan Penurunan Stunting Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (6/1/2026) bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Seruyan. Rapat koordinasi tersebut dihadiri dan dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas.
Turut berhadir juga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran strategis dalam percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan data, mengevaluasi capaian program, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Seruyan.
(Baca Juga : Empat SOPD Terima Penghargaan MMC Kobar Terbaik Tahun 2021)
Dalam arahannya, Pj Sekda Seruyan menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk mengumpulkan dan memverifikasi data terkait capaian intervensi pada kelompok sasaran sebagaimana termuat dalam 31 indikator penilaian kinerja Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tahun 2025. Selain itu, rapat juga membahas realisasi anggaran penurunan stunting pada Semester I dan Semester II Tahun 2025, kendala atau permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan, serta tindak lanjut dan upaya penyelesaiannya.
“Rapat koordinasi ini kita laksanakan untuk memastikan seluruh data capaian intervensi penurunan stunting tersaji secara akurat dan komprehensif. Mulai dari capaian 31 indikator PPS, realisasi anggaran Semester I dan II Tahun 2025, hingga pemetaan kendala yang dihadapi di lapangan beserta langkah tindak lanjut yang perlu kita lakukan bersama,” ujar dr. Bahrun Abbas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi seluruh OPD dalam mendukung program penurunan stunting secara terintegrasi. Menurutnya, upaya percepatan penurunan stunting tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dilaksanakan oleh satu sektor, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
“Penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain evaluasi capaian Tahun 2025, rapat koordinasi ini juga membahas tagging anggaran perangkat daerah yang mendukung sektor penurunan stunting pada Tahun Anggaran 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program, efektivitas intervensi, serta kesesuaian antara perencanaan dan penganggaran yang dilakukan oleh masing-masing OPD.
Adapun organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas P3AP2KB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDes), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfosandi).
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap pelaksanaan percepatan penurunan stunting dapat semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga target penurunan stunting di Kabupaten Seruyan dapat tercapai secara optimal demi terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (MMCSeruyan/IH)/Rdt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.