Sekilas Info
Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 05 Januari 2026 18:30, Dibaca 916 kali.
MMCKalteng – Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menjadi Inspektur apel gabungan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (5/1/2026). Apel gabungan ini menjadi agenda awal tahun untuk memperkuat soliditas aparatur serta menyampaikan arah kebijakan dan penekanan kinerja pemerintah daerah ke depan.
Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Seruyan Supian, Penjabat Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Apel berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai wujud kedisiplinan serta komitmen ASN dalam mendukung roda pemerintahan.
(Baca Juga : Wabup Berangkatkan Kontingen IBAB Barsel ke Sukamara)
Dalam amanatnya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan penggalangan dana sosial yang dilaksanakan sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa dana yang berhasil dihimpun mencapai angka yang cukup signifikan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh ASN yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana sosial. Dana yang berhasil dikumpulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta, meskipun laporan finalnya masih menunggu rekapitulasi resmi,” ujar Bupati.
Ia berharap dana yang telah disumbangkan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta menjadi amal ibadah bagi seluruh ASN yang telah berkontribusi.
“Semoga amal dan sedekah yang telah diberikan dapat menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Seruyan menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan cukup besar. Ia mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Seruyan mengalami refocusing anggaran sekitar Rp80 miliar. Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, terjadi pemangkasan transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat yang mencapai kurang lebih Rp190 miliar.
“Kondisi fiskal daerah saat ini tidak mudah. Pada tahun 2025 kita mengalami refocusing anggaran sekitar Rp80 miliar, dan pada tahun 2026 terjadi pengurangan transfer keuangan daerah hingga kurang lebih Rp190 miliar. Ini menuntut kita semua untuk bekerja lebih cermat, lebih efisien, dan lebih bertanggung jawab dalam menggunakan anggaran,” tegas Bupati.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah daerah untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk melakukan penyesuaian dan efisiensi secara maksimal.
“Anggaran harus benar-benar difokuskan pada program-program yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah, pelayanan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat. Setiap rupiah anggaran di perangkat daerah harus diteliti dan diefisiensikan semaksimal mungkin,” katanya.
Meski dihadapkan pada kondisi keuangan yang terbatas, Bupati Seruyan tetap meminta seluruh ASN untuk menjaga semangat kerja, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.
“Dalam situasi apa pun, saya berharap seluruh ASN tetap menjaga etos kerja, profesionalisme, dan tanggung jawab. Keterbatasan anggaran tidak boleh menurunkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa selama kurang lebih sepuluh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Seruyan, telah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, komitmen, dan partisipasi para pejabat serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Bupati menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan reposisi jabatan, baik terhadap pejabat struktural maupun pejabat menengah, sebagai bagian dari penataan organisasi pemerintahan.
“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan reposisi jabatan. Penataan ini dilakukan untuk menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi, sehingga formasi yang terbentuk benar-benar mendukung pencapaian visi dan misi daerah,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Seruyan juga menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas ASN. Ia mengingatkan masih ditemukannya sejumlah ASN yang kurang menunjukkan kedisiplinan, seperti tidak hadir dalam rapat maupun undangan kedinasan.
“Saya masih menemukan ASN yang kurang disiplin dan tidak menunjukkan loyalitas, seperti tidak hadir dalam rapat atau undangan kedinasan. Ini adalah hal yang tidak produktif dan dapat menghambat kinerja pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati.
Mengakhiri amanatnya, Bupati Seruyan mengajak seluruh ASN untuk terus membangun budaya kerja yang sehat, dewasa, dan profesional, serta memahami bahwa status sebagai ASN bukan hanya memberikan hak, tetapi juga kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Mari kita berorganisasi dengan baik, bekerja secara dewasa dan profesional, serta memahami bahwa menjadi ASN tidak hanya soal hak, tetapi juga kewajiban. Semoga ke depan kita menjadi lebih baik, dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, rahmat, dan hidayah-Nya kepada kita semua serta masyarakat Kabupaten Seruyan agar Seruyan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL
Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.