Sekilas Info
Kontribusi dari ADMIN, 01 Januari 2026 10:34, Dibaca 88 kali.
MMCKalteng - Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan muhasabah Tahun Baru sekaligus haul Guru Sekumpul yang digelar di Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya, pada Selasa (31/12/2025)
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj dan muhasabah akhir tahun merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat keimanan.
(Baca Juga : Sebanyak 19.409 Warga Kobar Menerima BLT Pemprov. Kalteng)
“Muhasabah adalah cermin bagi hati kita, untuk menilai apa yang telah kita perbuat, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat tekad agar ke depan kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih jujur, lebih amanah, serta lebih peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai-nilai Isra Miraj harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui pelaksanaan shalat sebagai fondasi utama dalam membangun akhlak dan spiritualitas umat.
"Dari peristiwa Isra Miraj, kita belajar tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama, sebagai penghubung langsung antara hamba dan Sang Pencipta,” ujarnya.
Gubernur juga berharap Tahun 2026 menjadi tahun yang membawa keberkahan, kedamaian, kemajuan, serta persatuan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
"Sebagai masyarakat dan sebagai bangsa, kita berharap Tahun 2026 menjadi tahun yang membawa keberkahan, kedamaian, kemajuan, serta persatuan," pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz H. Hasanuddin, yang mengulas makna Isra Miraj Nabi Muhammad SAW serta pentingnya muhasabah dalam menyongsong pergantian tahun.
Acara juga dirangkai dengan zikir dan tahlil haul Guru Sekumpul sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa ulama besar yang telah memberikan keteladanan dalam keilmuan, akhlak, dan pengabdian kepada umat.
Tampak hadir Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo serta perwakilan unsur Forkopimda Kalimantan Tengah. (MTD/Foto:THQ)