Dishub Palangka Raya Bentuk Tim Terpadu Berantas Parkir dan Jukir Liar

Kontribusi dari Martiana Winarsih, 22 Februari 2019 09:04, Dibaca 266 kali.


MMCKalteng – Masih banyaknya aktivitas parkir liar pada banyak titik di kawasan  di Kota Palangka Raya, menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palangka Raya.

Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Eldy mengatakan, sebagai upaya menangani parkir liar ini, pihaknya berencana untuk membentuk tim terpadu yang terdiri dari berbagai pihak instansi terkait. Seperti kepolisian, TNI dan Pol PP serta pihak terkait lainnya.

(Baca Juga : Bupati Kapuas Kunjungi Sumatera Utara)

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi bersama, disitu ada usulan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palangka Raya, dimana diperlukan ada razia parkir liar ini,”ungkap Eldy, Kamis (21/2/2019)

Tidak bisa dipungkiri lanjut Eldy, banyak keluhan masyarakat terkait keberadaan parkir liar ini. Masyarakat kata dia,  tentu bisa menilai parkir dan juru parkir yang tidak jelas keberadaannya. Seperti tidak adanya kartu parkir dan seragam parkir bagi juru parkir (jukir).Termasuk tarif parkir yang semaunya saja menentukan.

Sejauh ini kata dia, Dishub kota  telah beberapa kali mengusulkan agar dalam proses penyusunan anggaran bisa disertakan anggaran operasional untuk penertiban parkir liar, sehingga pengelolaan parkir di Kota Palangka Raya bisa lebih tertata  dan lebih baik sekaligus mampu  berkontribusi bagi pendapatan daerah.

“Kami juga sudah mengusulkan kepada Walikota agar nanti bisa dilaksanakan penertiban parkir liar minimal sebulan sekali. Selain itu guna mengawasi area parkir yang dikelola oleh Pemko,”jelasnya.

Pada tahun 2019 ini, sambung Eldy, pihaknya juga akan terus berupaya memperbaiki dan mengevaluasi perparkiran yang ada di Kota Palangka Raya. Bahkan saat ini tengah disusun peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatur pengelolaan retribusi parkir.

“Melalui Perwali Nomor 13 Tahun 2019 dan Perda Nomor 3 Tahun 2018 disitu sudah mengatur jika retribusi parkir 40 persen masuk kas daerah dan 60 persen masuk ke pengelola. Kami optimis jika tahun ini akan lebih baik,”pungkasnya. (MC. Isen Mulang)

Martiana Winarsih

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook