Wagub Kalteng Serahkan Sertipikat PTSL Food Estate Tahun 2020 Kepada Masyarakat Kecamatan Kapuas Murung

Kontribusi dari Widia Natalia, 16 Oktober 2021 16:20, Dibaca 204 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo atas nama Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran melakukan penyerahan  Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Food estate Tahun 2020 kepada 24 orang penerima sertipikat di Kecamatan Kapuas Murung. Peyerahan berlangsung di Balai Desa Sumber Makmur B4, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Sabtu (16/10/2021).

PTSL  Food Estate Tahun 2020 adalah program Sertipikasi oleh Kementerian ATR/BPN terhadap kepemilikan lahan pada pembangunan lumbung pangan atau Food Estate. Dasar penentuan lokasi adalah Area Of Interest (AOI) Food Estate dari Kementerian PUPR seluas 165.300 ha di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.

(Baca Juga : Sebanyak 3.962 KK Yang Terdampak Covid-19 Di Kab. Seruyan Menerima BLT Dari APBD Prov. Kalteng)

Untuk PTSL Food Estate Tahun 2020 Kabupaten Kapuas dilaksanakan pada Area AOI tahap 1 seluas 54.668,67 Ha di 7 Kecamatan dan 58 Desa, yang salah satunya ada Kecamatan Kapuas Murung yang terdiri dari Desa Palingkau Lama, Desa Palingkau Baru, Desa Palingkau Jaya, Desa Palingkau Asri, Desa Tajepan, Desa Mampai, Desa Karya Bersam dan Desa Muara Dadahup.

Hasil/Output Sertipikat kegiatan PTSL Food Estate Tahun 2020 adalah penerbitan Sertipikat Hak Atas Tanah sebanyak 9.613. Untuk kegiatan saat ini, diserahkan secara simbolis untuk desa di Kecamatan Kapuas Murung kepada 24 orang penerima sertipikat.

Wagub H. Edy Pratowo mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian ATR/BPN, dalam hal ini jajaran Kantor Wilayah BPN Prov. Kalteng, yang telah bekerja keras untuk memfasilitasi  diterbitkannya sertipikat  tanah  PTSL di lahan pengembangan Food Estate tersebut. Dengan terbitnya sertipikat ini, tentu memberikan kepastian hukum atas hak tanah yang dimiliki masyarakat di lahan pengembangan Food Estate, dan mencegah timbulnya konflik atau sengketa kepemilikan tanah di kemudian hari, sehingga diharapkan masyarakat akan merasa aman dan memiliki kemauan kuat menggarap lahannya sebaik mungkin, demi meningkatkan kesejahteraan keluarga, yang pada akhirnya mendukung suksesnya program Food Estate. Selain itu, tanahnya kelak juga bisa diwariskan kepada anak cucunya.

Nampak hadir Anggota DPR RI Dapil Kalteng Ary Egahni S. Bahat serta Kapolda Kalteng  Irjen Pol. Dedi Prasetyo beserta jajaran. Dari Pemerintah Daerah hadir Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat beserta jajaran.(wdy/foto:Aldo)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook