Pemkab Gelar Rapat Antisipasi Kelangkaan BBM dan LPG

Kontribusi dari DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS, 23 September 2021 16:38, Dibaca 157 kali.


MMCKalteng - Gunung Mas - Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard memimpin rapat terkait penjelasan dan antisipasi kelangkaan BBM dan LPG (Liquefied Petroleum) di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati, Kamis (23/9/2021). Richard menjelaskan, terkait distribusi dengan jalur banjir yang harus dilalui oleh pihak mobil tangki BBM dan truk LPG, tepatnya di Desa penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.

“Memang ada perubahan dalam  pengisian BBM maupun LPG (Liquefied Petroleum). Untuk pengisian BBM dilakukan di Banjarmasin, sedangkan LPG (Liquefied Petroleum) pengisiannya di Buntok tidak terlalu jauh sebenarnya,” ucap Richard.

(Baca Juga : Bupati dan Istri Dinobatkan Sebagai Ayah dan Bunda Genre Kalteng)

Permasalahan saat ini adalah keterlambatan distribusi BBM maupun LPG dalam dua atau tiga hari terakhir. Sementara, pasokan BBM, LPG dan sembako di Gunung Mas semestinya datang setiap hari.

Dalam hal ini, Pemkab Gunung Mas akan terus melakukan pengawasan. Sekda Gunung Mas pun telah menugaskan Satpol PP dalam pengawasan di lapangan, jangan sampai ada penimbunan dan harga yang berlebihan.


Richard mengakui kondisi seperti ini membuat masyarakat tidak nyaman, ia berharap distribusi BBM dan LPG tetap lancar dan pengawasan akan tetap dilakukan.

“Kita mengundang para agen LPG dan juga dari pihak agen BBM, mereka tetap sepakat melakukan pengiriman merubah jalur distribusi melewati Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan," ucapnya.

Ia menerangkan, "Tertunda karena memaksakan melewati Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Mobil mereka bisa melintasi banjir tetapi rusak, akhirnya beberapa hari perbaikan bisa sampai," sambungnya.


“Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas agar tidak panik, tidak membeli segala sesuatu secara berlebihan, misalnya dia membutuhkan LPGnya satu ya, belilah satu. Karena ke depannya kondisi ini akan normal kembali,” ungkapnya.

”Karena yang mengerti operasi ini adalah agennya, sifatnya kontrak dalam satu bulan itu kuotanya harus terpenuhi, jadi hari ini tidak mengirim, berarti besoknya dia harus mengirim dua truk, tiga hari tidak mengirim besoknya empat truk  yang akan dikirim seperti itu mekanismenya. Kita berharap banjir ini cepat surut, cepat reda, kita bisa memperbaiki jalan ada beberapa alternatif jalan. Jalan Kurun Linau ini yang kita harapkan,” ujarnya.

"Kita meminta kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas untuk bisa berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi dalam penanganan jalan Linau karena status jalan adalah jalan provinsi supaya bisa dikoordinasikan. Jalan ini meskipun statusnya jalan provinsi, yang hari-hari melintasinya warga Gunung Mas, Jadi, kita tetap mendukung dan jemput bola lah. Semoga tahun depan jalur linau ini bisa fungsional dengan baik," pungkasnya. (Iswanto / Foto: Iswanto)

DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook