Keterlambatan Penyampaian Data Tepra Pengaruhi Realisasi Fisik dan Keuangan

Kontribusi dari DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS, 03 September 2021 15:23, Dibaca 65 kali.


MMCKalteng - Gunung Mas – Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemerintah Kabupaten Gunung Mas per tanggal 31 Agustus 2021 dilaksanakan di ruang rapat lantai 1 Kuala Kurun, Jumat (3/9/2021). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard, Asisten Administrasi Umum Untung dan dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Dalam paparannya Sekda menyampaikan, gambaran target dan realisasi fisik keuangan triwulan ke 3 dengan realisasi keuangan per 31 Juli 2021 dengan total realisasi Rp. 365.495.760.325 (33,81%) realisasi fisik (36,01%), sedangkan realisasi keuangan per 31 Agustus 2021 sebesar  Rp. 488.883.372.164 (45,23%), realisasi fisik (47,35%). Sekda Gunung Mas Yansiterson mengatakan, Tepra bulan ini lebih memonitor progres beberapa sisi, terutama pendapatan, pengadaan barang dan jasa, DAK, ADD, insentif nakes dan penanganan Covid-19.

(Baca Juga : Status Tanggap Darurat Harus Sesuai SOP)

“Secara umum untuk pendapatan dari sisi PAD kita tidak perlu khawatir sudah mencapai 82% dan pendapatan secara keseluruhan sudah mencapai 63% lebih sudah cukup baik, terkait sisi belanja realisasi keuangannya masih 45% yang menjadi perhatian kita bersama,” ucapnya.

“Saya mengelompokkan ada beberapa perangkat daerah yang realisasi fisik dan keuangannya tinggi, ada juga realisasi keuangannya rendah dan ada perangkat daerah yang progresnya dari bulan Agustus sampai bulan September 2021 sangat minim,” ungkap Yansiterson.


Namun secara keseluruhan, lanjutnya, progres yang dicapai sudah cukup baik, bulan Agustus mencapai 11% lebih yang sebelumnya hanya di angka 5% sampai 7% dikarenakan adanya monitoring yang  baik. Terkait dana DAK realisasinya minim, sehingga perlu menjadi perhatian pada Dinas Kesehatan, RSUD, Disdalduk Kbp3a, yang realisasinya masih rendah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada barang dan jasa dari 563 paket tinggal 72 paket yang belum proses pengadaannya. Progresnya sangat baik, yang masih menjadi perhatian untuk DAK dan penanganan Covid-19 sebesar 38,45%,” tuturnya.

Sekda berharap tidak terulang lagi persoalan penyampaian data untuk bahan rapat Tepra selanjutnya. Sekda juga mengingatkan OPD yang tidak menyampaikan data Tepra sampai batas waktu yang telah ditentukan akan diberikan teguran melalui surat Sekretaris Daerah tembusan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas, agar tidak lalai untuk menyampaikan data Tepra nya tiap bulan.

“Data Tepra tersebut harus terus disampaikan setiap bulan karena itu merupakan sebuah kepastian supaya tidak berpengaruh kepada realisasi fisik dan keuangan Tepra secara keseluruhan,” tandasnya. (Iswanto /Foto: Iswanto)

DINAS KOMINFOSANTIK KAB. GUMAS

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook