Review dan Ekpose Survei, Investigasi dan Desain Ekstensifikasi Food Estate di Kalimantan Tengah Tahun 2021

Kontribusi dari TPHP Prov Kalteng, 25 Agustus 2021 10:00, Dibaca 135 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng yang diwakili oleh Sekretaris Dinas TPHP Prov. Kalteng Muhajirin Akbar membuka Kegiatan Review dan Ekspos Survei Investigasi dan Desain (SID) Ekstensifikasi Food Estate Tahun 2021 yang diswakelolakan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya, Rabu (25/8/2021) di Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPHP Prov. Kalteng.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Baginda Siagian selaku Koordinator Perluasan Areal, Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan (PPL), Direktorat Jenderal Direktur Prasarana dan Sarana Pertanian. Peserta dan undangan kegiatan Review dan Ekspos SID Ekstensifikasi Food Estate Tahun 2021 adalah Stakeholder terkait, Komandan KOREM 102/Panju Panjung, Kepala Kanwil ATR/BPN Prov. Kalteng, Kepala Dinas PUPR Prov. Kalteng, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Kepala Dinas Kehutanan Prov. Kalteng, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng, Komandan KODIM 1011/Kuala Kapuas, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pulang Pisau, Tim Pelaksana SID Ekstensifikasi Food Estate TA. 2021 (LPPM Universitas Palangka Raya), Tim Persiapan SID Ekstensifikasi Food Estate TA. 2021 (Dinas TPHP Prov. Kalteng), serta Tim Pengawas SID Ekstensifikasi Food Estate TA. 2021 (Dinas TPHP Prov. Kalteng).

(Baca Juga : Masyarakat Dihimbau Taat Pakai Masker)


Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini berawal dari rencana pemanfaatan Kawasan Eks-PLG di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Potensi Wilayah Pengembangan pada Kawasan Budidaya seluas 295.500 Ha (Kemenko-Eko). Dengan luas potensial 165.000 Ha yang terbagi luas fungsional 89.500 Ha dan tidak fungsional 79.500 Ha, luas potensial ini merupakan luas potensial berdasarkan Jaringan Irigasi (Kemen-PUPR). Luas fungsional terbagi 2 yaitu kondisi irigasi baik seluas 28.300 Ha dan perlu rehabilitasi irigasi seluas 57.200 Ha sebagai lahan potensial untuk kegiatan intensifikasi. Luas tidak fungsional 79.500 Ha sebagai lahan potensial untuk kegiatan ekstensifikasi.

“Tahun 2021 kegiatan Ekstensifikasi (pembukaan lahan) dialokasikan awal seluas 22.500 Ha, kemudian terjadi refocusing anggaran menjadi seluas 17.000 Ha (Kapuas 13.000 Ha dan Pulang Pisau 4.000 Ha) yang diswakelolakan dengan TNI-AD melalui Korem 102/Panju Panjung. Tahun 2021 kegiatan ekstensifikasi difokuskan pada 8 (delapan) Daerah Irigasi Rawa (DIR) di Blok A eks-PLG seluas 43.503 Ha yang juga sedang dilakukan kegiatan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi oleh Kementerian PUPR. Tahun 2021, untuk mendukung kegiatan konstruksi fisik Ekstensifikasi (pembukaan lahan) dilaksanakan kegiatan SID Ekstensifikasi yang dialokasikan seluas 30.000 Ha yang terbagi kedalam 2 (dua) kegiatan yaitu Survei Investigasi Calon Petani Calon Lokasi (SI-CPCL) dan Desain Ekstensifikasi. Sampai dengan saat ini, diperoleh hasil usulan CPCL seluas 46.660 Ha, layak desain dan konstruksi seluas 17.672 Ha. Sampai dengan saat ini total kontrak konstruksi ekstensifikasi (pembukaan lahan) seluas 16.643,66 Ha (Kapuas 12.769,27 Ha dan Pulang Pisau 3.874,39 Ha) atau tersisa seluas 356,34 Ha dari target konstruksi seluas 17.000 Ha,” ucapnya. (TPHP/Foto:Evan)

TPHP Prov Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook