Sosialisasi Surat Edaran Gubernur Kalteng Nomor 443.1/170/Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kalteng

Kontribusi dari BPBPK PROV KALTENG, 29 Juni 2021 14:17, Dibaca 794 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Sebagai langkah peningkatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kalteng, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) menggelar acara Sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Kalteng Nomor 443.1/170/Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kalteng yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting, Selasa (29/6/2021). Peserta sosialisasi dihadiri oleh TNI, Polri, Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait, Pemerintah Kota Palangka Raya terkait dan Instansi vertikal terkait dari ruang kerja masing-masing. 

Sosialisasi dipimpin oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Prov. Kalteng Maria Cahaya mewakili Plt. Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng dan sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng.

(Baca Juga : Peduli Warga Terdampak Covid-19, Tim Bakti Sosial Salurkan Bansos)

Dalam arahannya Maria Cahaya mengatakan, ”Berdasarkan perkembangan varian baru Covid-19 pada saat ini cenderung mengalami peningkatan, Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengambil kebijakan terkait dengan penanganan Covid-19 sebagaimana telah ditetapkan di dalam SE Gubernur Kalteng Nomor 443.1/170/Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kalteng,“ kata Maria Cahaya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, “Kami tegaskan kembali sesuai arahan dari Bapak Gubernur Kalteng, jangan sampai kondisi Covid-19 di Kalteng ini dianggap baik-baik saja, sehingga upaya yang dilakukan seperti yang selama ini yang telah dilakukan, tetapi kita harus menyikapi kondisi Covid-19 di Kalteng pada saat ini kita memandangnya pada kondisi sedang tidak aman sehingga perlu upaya yang lebih optimal dalam penanganannya dengan menyikapi kondisi pada saat ini di pulau jawa mengalami lonjakan kasus yang sangat signifikan,” sambungnya.

“Selanjutnya Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng menyampaikan dan mensosialisasikan SE Gubernur Kalteng kebijakan atau langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh Gubernur Kalteng untuk sama-sama diimplementasikan, sehingga penanganan Covid-19 di Kalteng selama 14 hari ke depan dapat memberi hasil yang baik. Kebijakan Perjalanan orang keluar dan masuk wilayah Provinsi Kalimantan Tengah harus mengikuti ketentuan khusus. Pelaku perjalanan darat (transportasi/angkutan umum dan transportasi/angkutan pribadi) wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan atau surat keterangan negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan yang distempel basah atau barcode dan dikeluarkan oleh klinik pemerintah atau swasta yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah atau terdaftar di Dinas Kesehatan tempat asal pelaku perjalanan sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan. Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan yang distempel basah atau barcode dan dikeluarkan oleh klinik pemerintah atau swasta yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah atau terdaftar di Dinas Kesehatan tempat asal pelaku perjalanan sebagai persyaratan perjalanan serta mengisi e-HAC Indonesia. Pelaku perjalanan transportasi laut atau penyeberangan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan yang distempel basah atau barcode dan dikeluarkan oleh klinik pemerintah atau swasta yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah atau terdaftar di Dinas Kesehatan tempat asal pelaku perjalanan sebagai persyaratan perjalanan serta mengisi e-HAC Indonesia dan selanjutnya ketentuan lainnya yang telah diatur dalam SE,“ tambahnya.

“Peningkatan upaya dalam penanganan Covid-19 di wilayah Prov. Kalteng melalui upaya-upaya taktis dan penguatan PPKM Mikro. Percepatan pelaksanaan pemberian vaksinasi Covid-19 di wilayah Prov. Kalteng melalui upaya-upaya taktis melalui capaian target-target yang telah ditetapkan, dengan tujuan untuk kebaikan kita semua warga masyarakat Kalteng,” tutupnya. (Hlm.29 /6/2021/DewiS /foto /Data:  PusdalopsPBKalteng)

BPBPK PROV KALTENG

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook