Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng Hadiri Rapat Koordinasi Realisasi Insentif Tenaga Kesehatan

Kontribusi dari Widia Natalia, 29 Juni 2021 13:49, Dibaca 163 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya - Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Lies Fahimah mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Realisasi Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes). Rakor dihadiri secara virtual melalui video conference oleh Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (29/6/2021).


Rapat dipimpin secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri akan melakukan Analisis dan Evaluasi secara berkala untuk memonitor realisasi insentif nakes bagi tenaga kesehatan di Daerah.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Menerima DP2K dari Presidium Daerah Persiapan Provinsi Kotawaringin)

Tito Karnavian mengungkapkan dari 523 Daerah yang telah menyampaikan laporan refocusing 8% DBH/DAU TA 2021, sebanyak 455 Daerah mengalokasikan anggaran untuk insentif nakes, sementara 68 Daerah lainnya tidak mengalokasikan anggaran untuk Insentif nakes. Tito juga mengungkapkan dari 455 Daerah yang mengalokasikan anggaran untuk insentif nakes, 145 Daerah telah melakukan realisasi, sementara 311 Daerah lainnya belum melakukan realisasi (realisasi 0%).

Terkait dengan penganggaran penanganan Covid-19, Tito Karnavian menjelaskan dari 523 Daerah yang menyampaikan laporan refocusing 8% DBH/DAU TA 2021, sebanyak 453 Daerah mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19, sementara 70 Daerah lainnya tidak mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19. Dari 453 Daerah yang mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19, 273 Daerah telah melakukan realisasi, sementara 100 Daerah lainnya belum melakukan realisasi (realisasi 0%).

Terkait realisasi anggaran dukungan vaksinasi, disampaikan oleh Mendagri bahwa dari 504 Daerah yang mengalokasikan anggaran untuk dukungan vaksinasi, 207 Daerah telah melakukan realisasi, sementara 297 Daerah lainnya belum melakukan realisasi (realisasi 0%).

Beberapa point penting disampaikan Tito Karnavian terkait pengaturan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3687/SJ tanggal 28 Juni 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Daerah untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi. Pertama, menggunakan dana transfer paling sedikit 25 persen untuk mendukung program pemulihan ekonomi Daerah yang terkait dengan percepatan penyediaan sarana dan prasarana layanan publik serta ekonomi.

Kedua, menyediakan dukungan pendanaan yang bersumber dari DAU dan DBH paling sedikit 8 persen yang digunakan untuk dukungan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diantaranya dukungan operasional untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pemantauan dan penanggulangan dampak kesehatan ikutan pasca vaksinasi Covid-19 dan distribusi,pengamanan, penyediaan tempat penyimpanan vaksin Covid-19 ke fasilitas kesehatan dan insentif nakes Daerah dalam rangka pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Selain itu, mendukung Kelurahan dalam pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 melalui penyediaan anggaran untuk kegiatan pos komando, insentif nakes Daerah untuk penanganan Covid-19 dan belanja kesehatan lainnya dan kegiatan prioritas yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Terakhir, Dana Insentif Daerah (DAD) TA 2021 yang diterima Pemerintah Daerah, paling efektif 30 persen digunakan untuk bidang kesehatan termasuk untuk penanggulangan pandemi Covid-19, sarana dan prasarana kesehatan dan digitalisasi pelayanan kesehatan.


Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total anggaran Kementerian Kesehatan Tahun 2021 untuk penanganan Covid-19 dan anggaran reguler sebesar Rp. 189,8 T, masing-masing total anggaran penanganan Covid-19 105,5 T dan total anggaran reguler sebesar Rp. 84,3 T.

Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng didampingi Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul dan Plt. Inspektur Prov. Kalteng Saring.(Wdy/foto:Tomi)

Widia Natalia

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook