Koordinasi Pengelolaan Perikanan Perairan Darat di Kalimantan Tengah

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 27 April 2021 13:43, Dibaca 326 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov Kalteng) yang diwakili oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Ir. H. Arief Rakhman F.,M.Si menerima kedatangan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Cecep Ridwan Wahyuni,S.St.Pi dan Poeji Soeparlan, bertempat di ruang kerjanya, Selasa (27/4/2021). Cecep Ridwan Wahyuni menyampaikan maksud kedatangannya tersebut dalam rangka koordinasi pengelolaan perikanan perairan darat untuk mengumpulkan data dan informasi kondisi sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Perairan Darat (WPPNRI-PD) di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait potensi perikanan perairan darat di Kalimantan Tengah yang sangat besar dimana 60% wilayah di Kalimantan Tengah didominasi perairan darat, sehingga KKP melakukan akomodir dan identifikasi sumber daya ikan di perairan darat Kalimantan Tengah. Untuk mendapatkan informasi dan permasalahannya terkait pengelolaan sumber daya ikan di Kalimantan Tengah baik mengenai alat tangkap, nelayan, kapal untuk dilaporkan kepada atasan, ke depannya ada solusi yang didapatkan dari koordinasi antara KKP dan Dislutkan Prov. Kalteng.

(Baca Juga : Evaluasi Program HIV AIDS Dan PIMS Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020)

Dalam pertemuan tersebut H. Arief Rakhman F menyampaikan, potensi perikanan perairan darat di Kalimatan Tengah dan permasalahannya, antara lain masih adanya penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Oleh sebab itu, Dislutkan ke depannya akan mendorong kelompok nelayan dan aparat desa untuk membuat peraturan desa mengenai alat tangkap yang dilarang, serta secara intens dan kontinu mengadakan sosialisasi dan pembinaan tentang alat tangkap yang dilarang kepada kelompok nelayan. Begitu juga terkait pendataan perikanan perairan darat yang belum optimal, KKP memberikan saran kepada Dislutkan agar memiliki enemurator sendiri untuk pendataan perikanan darat.

Pada kesempatan ini pula, Cecep Ridwan Wahyuni dan Poeji Soeparlan didampingi Kepala Seksi Pengendalian dan Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Dislutkan Prov. Kalteng Agus Salim melakukan kunjungan ke nelayan penangkap ikan di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Kunjungan ini untuk melihat dan mendengar langsung permasalahan yang dialami oleh nelayan di lapangan. (NK/Foto: JH)

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook