Tingkatkan Sapras Puskesmas Jabiren

Kontribusi dari Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng, 12 Maret 2021 07:03, Dibaca 229 kali.


MMCKalteng - Palangka Raya – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh terus melakukan kunjungan ke berbagai pelayanan kesehatan yang ada di Kalteng. Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menjadi tujuan Faridawaty selanjutnya. Di Pulpis dia meninjau Puskesmas Jabiren dan Puskesmas Bereng.

Dikatakan, dalam kunjungannya ke sejumlah daerah di Kalteng, sasarannya adalah pelayanan kesehatan. Puskesmas Jabiren dan Bereng dipilih untuk dilakukan kunjungan demi mengetahui seperti apa pelayanan di kedua puskesmas tersebut dan apa yang menjadi kendala yang dihadapi.

(Baca Juga : Komisi II Kunjungi Budidaya Udang Laut di Lempuyang)

Di Puskesmas Jabiren, kata Faridawaty, dari penjelasan pihak puskesmas sekarang ini masih berlangsung proses vaksinasi. Vaksinasi berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Memang ada sejumlah penerima vaksin yang mengalami gejala ringan dan itu hanya satu orang.

“Vaksinasi masih berjalan. Tahap I vaksinasi sudah selesai dan demikian pula dengan tahap II. Vaksin tahap II diketahui ada 1 penerima vaksin yang mengalami gejala ringan. Intinya, vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Jabiren berjalan dengan lancar. Meskipun lancar, namun pihak puskesmas menemui sejumlah kendala,” kata Faridawaty, Kamis (11/3/2021).

Kendala yang dihadapi puskesmas Jabiren diantaranya masalah listrik. Memang, puskesmas tersebut masih memiliki genset tapi kondisinya sudah sangat tua. Bagaimanapun listrik sangat diperlukan untuk menjaga freezer tetap hidup dan vaksin terjaga suhunya antara 2-8 derajat celcius. Genset yang dimiliki bertujuan mengantisipasi apabila terjadi pemadaman.

Terlepas dari masalah listrik, lanjut Faridawaty, kondisi fisik sejumlah titik Puskesmas Jabiren juga perlu mendapatkan perhatian. Puskesmas ini memang memiliki fasilitas rawat inap, namun dalam kondisi yang masih memerlukan perbaikan. Permasalahan paling krusial adalah pembuangan limbah infeksius vaksin yang belum tertangani dengan baik.

“Pengelolaan limbah infeksius vaksin dilakukan oleh pihak puskesmas sendiri. Limbah dimasukan ke dalam kantong berwarna kuning ataupun sebagian ditimbun. Keterbatasan anggaran yang dimiliki membuat pengelolaan limbah tidak bisa bekerja sama dengan pihak ketiga,” ungkapnya.

Terakhir, kata dia, kebutuhan akan jaringan internet. Kondisi pandemi sekarang ini membuat berbagai laporan disampaikan secara daring. Kebutuhan internet yang mumpuni sangat menunjang dalam memperlancar pelaporan. Di Puskesmas Jabiren sudah terdapat perawat gigi dan hanya tinggal memerlukan dokter gigi saja. (Rovie / Foto: Rovie)

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
DPRD
DPRD
DPRD
DPRD
Berita Terbaru
Radio Corner

Facebook