Gubernur Dorong Percepatan Kabupaten Sukamara Sebagai Kawasan Tambak Udang Vaname

Kontribusi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, 26 Februari 2021 23:55, Dibaca 393 kali.


MMCKalteng – Sukamara - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) fokus mengembangkan Program Kampung Budidaya dan Kampung Nelayan, sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran terkait komoditi Program Kampung Budidaya berupa ikan lokal baik ikan di air tawar maupun ikan air payau. Untuk ikan lokal air tawar, antara lain Ikan Gabus, Ikan Betok, Ikan Jelawat, Ikan Belida dan Ikan Sapan/Lomih/Semah. Sedangkan untuk jenis ikan air payau akan dikembangkan Ikan Bandeng, Udang Windu dan Udang Vaname.

Beberapa waktu lalu, Gubernur Kalimantan Tengah telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Sukamara. Gubernur H. Sugianto Sabran telah menaruh perhatian khusus percepatan pengembangan komoditas udang vaname, yang tengah dikembangkan Kabupaten Sukamara, yang diharapkan dapat menjadi komoditas andalan Provinsi Kalimantan Tengah.

(Baca Juga : Tim Satgas Penanganan Covid-19 Prov. Kalteng Lakukan Penyemprotan Disinfektan Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19)

Menindaklanjuti kunker tersebut, Gubernur menugaskan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) Prov. Kalteng, Ir. H. Darliansjah, M.Si untuk mengunjungi Dinas Perikanan Kabupaten Sukamara. Kunjungan yang dilakukan pada hari Jumat (26/2/2021), guna menyampaikan dukungan Pemerintah Prov. Kalteng atas program pengembangan budidaya udang vaname di daerah tersebut.

Kunjungan tim budidaya dan kelautan pesisir Dislutkan Prov. Kalteng diterima langsung oleh Kepala Dinas Perikanan (Kadiskan) Kabupaten Sukamara Fandedi, beserta Kabid Budidaya, Riak. Tujuan kunjungan tersebut untuk meninjau langsung pengembangan kawasan budidaya udang berkelanjutan, sekaligus survei tambak udang vaname yang sudah ada di daerah tersebut.


Kabupaten Sukamara merupakan salah satu lokasi yang terpilih dari lima lokasi secara nasional yang mendapatkan prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupa program klaster tambak udang tahun 2020. Pengembangan budidaya tambak udang vaname di Kabupaten Sukamara antara lain di Desa Sungai Pasir, Desa Sungai Cabang Barat, dan Desa Sungai Baru di Kuala Jelai.

Lokasi klaster tambak udang Kabupaten Sukamara yang pertama didatangi berada di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci. Lokasi ini menggunakan lahan tambak masyarakat seluas kurang lebih 5,2 Ha milik Pokdakan Mina Barokah.  Pokdakan Mina Barokah telah menerima binaan dan pendampingan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Jepara sampai masa 3 tahun.

Kedatangan Tim Budidaya dan Kelautan Pesisir Dislutkan Prov. Kalteng disambut hangat Ketua Pokdakan Mina Barokah Teguh, dan Tim Pembina dari BPBAP Jepara. Teguh memaparkan di tambak udang budidaya intensif ini terdapat 18 kolam produksi, 2 kolam tandon air, dan 1 kolam instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kemudian lokasi kedua yaitu tambak masyarakat di Desa Sungai Cabang Barat milik Syahril, terdapat 3 tambak HDPE dengan lebar 45 x 40 m, 1 buah tandon dan 1 kolam IPAL. Dan di lokasi terakhir yang dikunjungi langsung oleh Kadislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah didampingi Kadiskan Kabupaten Sukamara Fandedi beserta Sekretaris Desa Sungai Baru, ialah lokasi pengembangan budidaya udang tambak di daerah Sungai Baru. Lokasi ini rencananya akan dikembangkan tambak udang vaname seluas 200 Ha.


Pemprov Kalteng terus berupaya melakukan percepatan pengembangan potensi sumber daya yang ada di Bumi Tambun Bungai ini. Ditambah lagi dengan adanya Program Strategis Nasional (PSN)/Food Estate dimana sektor perikanan juga diharapkan mampu berkembang. Pemprov Kalteng melalui Dinas Kelautan Perikanan turut mendukung pengembangan usaha Tambak udang vaname di Kabupaten Sukamara yang juga masuk dalam PSN yang dilakukan oleh KKP.

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran merencanakan akan mengembangkan klaster tambak baru seluas 1200 Ha, kerja sama DJPB KKP bersama Dislutkan Prov Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Sukamara.

“Kami menargetkan udang Vaname dari Kabupaten Sukamara merupakan komoditas andalan Kalteng yang mampu memasok kebutuhan pasar Nasional bahkan Negara Jepang, Amerika dan Cina, serta memiliki standar optimum terbaik dalam produksi maupun pengiriman,” ucap H. Darliansjah. (MR/UFS/IN/Foto: DVD).

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
Radio Corner
Kalteng Bicara Baik.
Mari Jaga Lingkungan Kita.

Facebook